Breaking News:

Temuan BPK Dugaan Kelebihan Bayar Pengadaan Robot Damkar Rp6,5 M, PSI: Ceroboh dan Tidak Transparan

Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) buka suara terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI soal kelebihan bayar pengadaan.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Wakil Ketua Fraksi PSI Justin Adrian (kanan) dan anggota BK dari Fraksi PSI August Hamonangan (kiri) saat menggelar konferensi pers di ruang Fraksi PSI, Lantai 4 DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) buka suara terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI soal kelebihan bayar pengadaan alat Damkar senilai Rp6,5 miliar.

Politisi PSI August Hamonangan menilai, hal terjadi akibat kecerobohan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Menurutnya, kelebihan bayar tak perlu terjadi bila Anies dan jajarannya transparan dalam mengelola anggaran.

Baca juga: Kejanggalan Laporan Keuangan, BPK Ungkap Pemprov DKI Kelebihan Bayar Alat Damkar Rp 6,5 M

"Pemprov DKI sangat ceroboh dan tidak transparan dalam mengelola uang rakyat. Tidak heran masih ditemukan anggaran janggal dan kemahalan seperti mobil pemadam ini," ucapnya, Rabu (14/4/2021).

Anggota Komisi A DPRD DKI ini pun sangat menyayangkan kelebihan bayar ini lantaran anggaran Rp6,5 itu seharusnya bisa digunakan untuk kegiatan lain yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

"Selisih miliaran rupiah ini harusnya bisa membiayai hidran mandiri yang lebih bermanfaat untuk warga,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

August pun menilai, Anies cs gagal menyusun prioritas anggaran di DKI Jakarta.

Sebab, Pemprov DKI lebih memilih membeli robot pemadam kebakaran mahal yang sulit digunakan untuk mengatasi kebakaran dibandingkan membuat hidran di lokasi rawan kebakaran.

"Untuk peristiwa kebakaran kecepatan menjadi kunci utama, semakin cepat api dipadamkan, semakin minimal resiko dapat ditekan,” tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved