Breaking News:

Gubernur Anies Kelebihan Bayar Robot Damkar Rp6,5 M, Wagub DKI: Nanti Dikembalikan

Wakil Gubernur DKI Riza Patria buka suara soal temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kelebihan bayar peralatan damkar senilai Rp6,5 miliar.

Tribunjakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Wakil Gubernur DKI Jakarta buka suara soal temuam Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kelebihan bayar peralatan damkar senilai Rp6,5 miliar. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara soal temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kelebihan bayar peralatan damkar senilai Rp6,5 miliar.

Ariza pun menegaskan komitmen Pemprov DKI mengembalikan kelebihan bayar tersebut.

"Tentu semuanya harus sesuai ketentuan dan peraturan. Kalau ada kelebihan bayar itu ketentuannya harus kembalikan ke kas negara," ucapnya, Kamis (15/4/2021).

Politisi Gerindra ini pun menyebut, jajarannya kini tengah mendalami temuan BPK DKI ini.

Pemeriksaan terhadap Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) pun terus dilakukan.

Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Rabu (7/4/2021).
Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Rabu (7/4/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI)

"Masih dicek kebenarannya terkait kelebihan bayar, nanti kami akan sampaikan persisnya," ujarnya di Balai Kota.

"Sudah Diminta dari pihak bagian keuangan inspektorat susah minta, nanti akan disampaikan," tambahnya menjelaskan.

Baca juga: Anies Baswedan Rombak Balai Kota Jakarta, Wagub Ariza: Itu Hal Biasa

Baca juga: Dalami Dugaan Korupsi di Dinas Damkar, Kejari Depok Banjir Dukungan Karangan Bunga

Baca juga: Hukum Ghibah atau Bergosip di Bulan Ramadan, Sahkah Puasanya? Simak Penjelasan Berikut

Hasil pemeriksaan ini, kata Ariza, nantinya bakal dijadikan bahan evaluasi bagi jajaran Pemprov DKI agar kejadian seperti ini tak terulang lagi.

"Kami akan cek apa yang menjadi penyebab, besarnya, kenapa dan gimana. Ada kekurangan dimana, itu yang paling penting supaya menjadi evaluasi kami ke depan agar tidak terjadi lagi," tuturnya.

Halaman
123
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved