Kepala Sekolah Tak Berkutik Saat Pesta Narkoba di Kontrakan Rekan Wanitanya

Polisi menangkap seorang kepala sekolah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, SG (40) saat menggelar pesta narkoba bersama empat rekannya.

TribunKaltim
Ilustrasi Narkoba. Polisi menangkap seorang kepala sekolah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, SG (40) saat menggelar pesta narkoba bersama empat rekannya. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Polisi menangkap seorang kepala sekolah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, SG (40) saat menggelar pesta narkoba bersama empat rekannya.

Selain kepala sekolah, polisi mengamankan empat orang lain yakni DJ, UB, JC dan seorang perempuan berinisial MSM.

Saat mengamankan kepala sekolah itu dan kawan-kawannya, polisi menemukan sisa sabu seberat 0,24 gram yang disembunyikan oleh pelaku di bawah asbak.

“Narkoba sisa pakai kita temukan di atas karpet, ditindih asbak, seberat 0,24 gram,” ujar Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Cianjur AKP Ali Jupri, Rabu (14/4/2021).

Menurut Jupri, pesta narkoba dilakukan di rumah kontrakan perempuan itu di kawasan Sabandar, Kecamatan Karangtengah, Cianjur.

“Pesta sabunya di rumah kontrakan pelaku perempuan. Pengakuannya baru dua kali pakai. Namun, kami tak percaya begitu saja,” ucap Ali.

Penangkapan itu dilakukan setelah polisi menerima laporan mengenai adanya aktivitas mencurigakan di rumah tersebut.

“Sebelumnya, kami mendapat laporan terkait adanya aktivitas mencurigakan di salah satu rumah kontrakan. Petugas kemudian bergerak ke lokasi dan mengamankan lima orang yang sedang pesta sabu,” kata Ali.

Tak hanya mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 0,24 gram. Saat penggeledahan, polisi juga menemukan sebuah alat isap atau bong di kamar mandi.

Ali mengatakan para pelaku dijerat Pasal 132 ayat 1 jo Pasal 114 ayat 1 jo Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman pidananya maksimal 12 tahun penjara dan atau seumur hidup,” ujar Ali.

Sebelumnya, polisi menangkap seorang kepala desa, SM, saat memesan sabu melalui keponakannya, pada 7 April lalu.

Baca juga: Kisah Pilu Norhayati Derita Tumor di Mulut, Rasa Nyeri Kerap Menyerang Buat Malam Terasa Panjang

Baca juga: Artis Jeff Smith Ditangkap karena Narkoba, Akun Instagramnya Langsung Dibanjiri Netizen

Polres Cianjur juga mengamankan ratusan botol miras ilegal hasil pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Lodaya Tahun 2021 menjelang Ramadan selama 10 hari dari tanggal 4-13 April 2021.

Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai, mengatakan operasi itu untuk memberantas penyakit masyarakat seperti penjualan dan penggunaan miras hingga premanisme dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Cianjur.

“Operasi pekat ini dengan sasaran perjudian, premanisme, penjualan miras ilegal, kejahatan jalanan, geng motor hingga narkotika,” katanya.

Kapolres berharap dengan operasi pekat dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif sehingga warga, khususnya umat Islam dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan damai.

“Keberhasilan pengungkapan kasus ini sebagian besar juga karena adanya informasi dari masyarakat, kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mau melaporkan apabila mengetahui tindak pidana atau sesuatu yang meresahkan masyarakat," katanya.(fam)

Berita tentang Narkoba

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Polisi Tangkap Kepala Sekolah di Cianjur yang Sedang Pesta Sabu di Rumah Teman Perempuannya,

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved