Breaking News:

Ramadan 2021

Pemprov DKI Jakarta Larang ASN Buka Puasa dan Sahur Bersama, Tapi Tak Ada Sanksi Bila Melanggar

Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai non-ASN di lingkungan Pemprov DKI mengikuti buka puasa bersama (bukber) selama bulan Ramadan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Marullah Matali - Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai non-ASN di lingkungan Pemprov DKI mengikuti buka puasa bersama (bukber) selama bulan Ramadan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai non-ASN di lingkungan Pemprov DKI mengikuti buka puasa bersama (bukber) selama bulan Ramadan.

Larangan bukber itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 19/SE/2021 yang diteken Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Marullah Matali pada 15 April 2021.

SE itu berisi tentang Himbauan Bagi Pegawai Negeri Sipil dan Non Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Dalam Kegiatan Buka Puasa atau Sahur Bersama.

Dalam SE itu Marullah menjelaskan, larangan ini dibuat demi meminimalisir penularan Covid-19.

"Para kepala perangkat daerah/ unit kerja pada perangkat daerah untuk tidak mengadakan kegiatan buka puasa/sahur bersama rekan kerja atau pihak lain,” tulisnya dalam SE itu dikutip TribunJakarta.com, Jumat (16/4/2021).

Selain itu, mantan Wali Kota Jakarta Selatan ini pun meminta para pegawai di lingkungan Pemprov DKI untuk berbuka dan sahur bersama keluarga di rumah masing-masing.

"Buka puasa/sahur secara mandiri/sendiri/bersama keluarga di rumah dan tidak melaksanakan kegiatan acara buka puasa/sahur bersama," ucapnya.

Baca juga: Tidak Hanya Wisata Ziarah, Komplek Makam KH Noer Diharapkan Bisa Jadi Museum

Baca juga: Mamah Muda Jadi Buronan Mertua, Bawa Kabur BPKB Mobil & Sertifikat Tanah:Dibekuk Lagi Sama Pria Lain

Baca juga: Mantan Pesepak Bola Persija Jakarta Nuralim Sudah Tidak Lagi Tercatat Sebagai TKK Pemkot Bekasi

Walau melarang para ASN dan non-ASN menggelar acara bukber dan sahur bersama, namun Marullah tak menjelaskan sanksi yang bakal diberikan bila ada pegawai yang melanggarnya.

"Edaran ini untuk menjadi perhatian dan agar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab," kata Marullah.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved