Breaking News:

Penangkapan Terduga Teroris

Pengakuan Terduga Teroris Saiful Basri: Ikut Merakit Bom untuk Diledakkan di SPBU Jalan Raya Bogor

Terduga teroris Saiful Basri membuat pengakuan seusai menyerahkan diri ke Polsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Shutterstock via Kompas
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Terduga teroris Saiful Basri membuat pengakuan seusai menyerahkan diri ke Polsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pengakuan terduga teroris Saiful Basri dibuat melalui sebuah rekaman video.

Dalam video tersebut, Saiful Basri mengaku sebagai anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) tahun 1998.

Baca juga: Terduga Teroris Saiful Basri Ditangkap Polsek Pasar Minggu, Sempat Masuk Daftar Pencarian Orang

Ia mengetahui dan ikut serta dalam dalam percobaan pembuatan bahan peledak yang diinisiasi oleh Zulaimi Agus, Ahmad Junaidi dan Malik.

"Saya membeli dan menyiapkan bahan campuran peledak berupa arang bersama dengan Nouval atas perintah Bambang," kata Saiful dalam video yang diterima TribunJakarta.com, Jumat (16/4/2021).

Saiful mengungkapkan, pom bensin milik Pertamina di Jalan Raya Bogor menjadi sasaran teror.

"Tujuan pembuatan bahan peledak dengan sasaran pom bensin Pertamina milik China, pipa gas di Jalan Raya Bogor sebagai bentuk teror agar negara merasa rugi sebagai wujud protes ditangkapnya Habib Rizieq Shihab," ujar dia.

"Saya juga ikut kegiatan survei lokasi di sasaran ledakan yaitu pipa di daerah Jalan Raya Bogor bersama dengan Bambang dan Noval," tambahnya.

Masuk daftar DPO

Halaman
12
Penulis: Anissa Dea Widiarini
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved