Breaking News:

Soal Kasus Lebih Bayar Robot Damkar Rp 6,5 Miliar, Kinerja KPK DKI Buatan Anies Dipertanyakan

Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Misbah Hasan pun mempertanyakan kinerja KPK DKI besutan Gubernur Anies Baswedan.

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Mobil robot pemadam api dan penghisap asap kebakaran, LUF 60, saat pamer kecanggihan, di kantor Dinas Penaggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Kamis (13/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Bidang Hukum dan Pencegahan Korupsi atau yang biasa disebut KPK DKI mendapat kritik dari banyak kalangan.

Sebab, Pemprov DKI kecolongan kelebihan bayar robot pemadam kebakaran (damkar) senilai Rp 6,5 miliar pada 2019 lalu.

Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Misbah Hasan pun mempertanyakan kinerja KPK DKI besutan Gubernur Anies Baswedan.

"Dengan adanya kasus ini, kinerja komite pencegahan korupsi DKI patut dipertanyakan," ucapnya, Senin (19/4/2021).

Ia menilai, kesalahan semacam ini bisa menjadi celah penyelewengan anggaran atau korupsi yang kerap terjadi saat proses pengadaan barang.

Tak hanya sekali, ia pun menilai, KPK DKI selama ini tidak pernah bersuara terkait kejanggalan kasus anggaran di Pemprov DKI.

Seperti kasus korupsi pengadaan lahan untuk program rumah DP 0 Rupiah yang menyeret eks Dirut PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan.

"Selama ini, kejanggalan dalam proses penganggaran di DKI, komite ini juga tidak bersuara," ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca juga: Beredar 5 Foto Pria Disebut Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Anggota Brimob, Kapolres Jaksel: Hoax

Baca juga: Ini Alasan Flyover Cakung Belum Dibuat Satu Arah Pada Uji Coba Tahap I

Baca juga: Anggota Brimob dan Prajurit TNI Dikeroyok Orang Tak Dikenal di Kawasan Melawai Blok M

Untuk diketahui, TGUPP Bidang Hukum dan Pencegahan Korupsi atau KPK DKI dibentuk Gubernur Anies Baswedan sejak 2018 lalu.

Halaman
123
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved