Puisi Romantis Kapolres Tangerang Selatan Iringi Pelepasan Airin Rachmi Diany

Namun, secara mendadak Kapolres Kota Tangsel, AKBP Iman Imanuddin meminta kepada pembawa acara untuk membacakan puisi karyanya

Tayang:
Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Airin Rachmi Diany di Balai Kota Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Selasa (20/4/2021). 

Selain menjadi wali kota definitif pertama di kota satelit DKI Jakarta itu, tiga pelaksana Wali Kota Tangsel sebelumnya merupakan seorang laki-laki.

Seperti diketahui, di Indonesia, jumlah pemimpin perempuan masihlah minoritas.

Sejumlah masyarakat masih memandang sebelah mata sosok perempuan sebagai pucuk pimpinan.

Namun, sosok Airin Seperti menghapus stigma negatif pemimpin perempuan yang diragukan.

Finalis Putri Indonesia 1996 itu terpilih menjadi orang nomor satu di Tangsel melalui Pilkada 2010.

Bersama wakilnya, Benyamin Davnie, Airin mengambil hati Warga Tangsel. Bahkan, ibu dua anak itu terpilih lagi pada periode berikutnya, tahun 2015.

Airin mengaku menghadapi kendala dalam memimpin kota hasil pemekaran Kabupaten Tangerang itu.

Namun bukan karena kodratnya sebagai perempuan.

Ia mampu memimpin ribuan pegawainya selama satu dasawarsa.

"Pasti banyak kendala, Alhamdulillah sampai hari ini saya tidak mengalami diskriminasi kepemimpinan perempuan," ujar Airin usai melepas jabatan wali kotanya di Balai Kota Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Selasa (20/4/2021).

Airin meyakini, gender bukanlah halangan dalam berkarya dan memimpin.

Ibu dua anak itu percaya, setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

"Dan terlepas dari apapun setiap manusia pasti diciptakan oleh Allah dnegan kelebihan dan kekurangan," kata Airin mantap.

"Tinggal bagaimana kita," tambahnya

Hari ini, 20 April 2021, Airin melepas jabatannya sebagai wali kota.

Sumber: Warta Kota
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved