KRI Nanggala 402 Hilang Kontak
Pesan Kolonel (P) Harry Setiawan kepada Keluarga Sebelum Bertugas di KRI Nanggala 402
Sebelum bertugas, Kolonel Harry sempat berpamitan pada ibundanya, Ida Farida, yang tinggal di Jalan Tondano, Abadi Jaya, Sukmajaya, Kota Depok.
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
Beberapa jam berselang pada sore hari, Ida mengatakan dirinya kembali mendapat kabar tentang Harry dari saudaranya yang ada di Surabaya.
“Saya dapat info dari keponakan di Surabaya, jam 17.00 WIB beliau telpon katanya tante ada berita, berita apa, ini katanya Harry berlayar tapi kapalnya katanya hilang, hilang kontak gitu aja,” tuturnya.
Mendapat kabar tersebut, Ida pun kaget bukan kepalang.
“Saya kaget juga gitu langsung. Langsung pikiran saya langsung blank gitu,” ucap dia.
Sosok Penyayang Keluarga
Sosok Kolonel (P) Harry Setiawan di mata keluarga dikenal sebagai anak sulung yang baik dan sangat berbakti kepada orangtua.
Kolonel Harry juga dikenal supel dalam bergaul, serta dekat dengan seluruh anggota keluarga tanpa terkecuali.
"Harry orangnya sangat baik, supel, bergaul dengan siapa saja, dekat dengan keluarga," ujar Jajang.
Kolonel Harry juga disebut sebagai anak yang sangat sayang pada ibundanya.
"Sayang sekali dengan orang tua, ibunya. Kalau ayahnya sudah wafat beberapa tahun silam," kata Jajang lagi.

Tak pernah sekalipun, Kolonel Harry melewatkan berpamitan dengan ibu dan keluarganya ketika hendak bertugas.
Daftar 53 Orang di KRI Nanggala 402
Hingga Kamis (22/4/2021) malam, keberadaan kapal selam KRI Nanggala 402 dengan 53 orang personel di dalamnya belum diketahui.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan belum ditemukan bukti autentik KRI Nanggala 402 tenggelam, sejak kapal selam itu hilang kontak di Perairan Bali pada Rabu 21 April dini hari.
Yudo mengatakan hingga saat ini pihaknya masih terus mencari keberadaannya.
"Sampai sekarang belum ada bukti autentik, artinya belum terdeteksi di mana posisinya," ucap Yudo saat konferensi pers di Bali, Kamis (22/4/2021).