Prostitusi ABG di Tebet
PSK di Reddoorz TIS Square Disebut Kerap Berkamuflase, Pakai Trik Ini Agar Tidak Ketahuan
Anak-anak di bawah umur yang diduga terlibat kasus prostitusi di Hotel Reddoorz TIS Square, Tebet, Jakarta Selatan, tidak menunjukkan diri sebagai PSK
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Anak-anak di bawah umur yang diduga terlibat kasus prostitusi di Hotel Reddoorz TIS Square, Tebet, Jakarta Selatan, tidak pernah menunjukkan diri sebagai pekerja seks komersial (PSK).
Hal itu dikatakan Edi, pedagang es kelapa yang mangkal di depan area parkir Reddoorz TIS Square.
Sehari-hari, Edi mengaku kerap melihat perempuan-perempuan di bawah umur keluar masuk hotel tersebut.
"Pakaiannya rapi-rapi, sopan. Bahkan ada yang pakai kerudung," kata Edi saat ditemui di lokasi, Kamis (22/4/2021).
Biasanya, anak-anak tersebut diantar oleh seseorang yang kemudian langsung meninggalkan lokasi.
"Biasanya sih mereka (anak-anak perempuan di bawah umur) lama di dalam, bukan satu jam, dua jam," ujar Edi.
Sebelumnya, jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggerebek Reddoorz TIS Square, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (21/4/2021) sekitar pukul 23.30 WIB.
Edi mengaku mengetahui penggerebekan tersebut. Sebab, mobil polisi parkir tepat di depan lapaknya.
"Ada delapan mobil parkir depan sini, nggak biasanya kan ramai kayak gitu," ujar Edi saat ditemui di lokasi.
Mulanya Edi tidak mengetahui mobil-mobil yang parkir di depan Reddoorz adalah kepunyaan polisi.
"Pas mereka naik, terus turun lagi bawa cewek-cewek itu baru saya paham itu polisi. Ya kayak digiring gitu ke mobil," ujar dia.
"Ada laki-laki juga yang dibawa, mungkin pengelola (Reddoorz) kali, saya juga nggak tahu persis," tambahnya.
Edi mengungkapkan, mayoritas perempuan yang diamankan polisi masih remaja.
"Kebanyakan masih kecil-kecil, ya belasan tahun lah kalau lihat sekilas ya," tutur Edi.