Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Bantah Kecolongan, Wakil Gubernur DKI: 2.659 RT Zona Merah Itu Cuma Sedikit

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membantah kecolongan sehingga RT yang masuk zona merah penyebaran Covid-19

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Jumat (26/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membantah kecolongan sehingga RT yang masuk zona merah penyebaran Covid-19 jumlahnya mencapai ribuan.

Dibandingkan dengan total RT di Jakarta yang mencapai 30.417, Ariza menyebut, jumlah 2.659 RT zona merah masih tergolong sangat sedikit.

"Ya enggak kecolongan dong, Jakarta ini kan ada 30 ribuan RT, Itu kan jumlah RT yang sedikit," ucapnya, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Terungkap Alasan Gubernur Anies Terapkan Jam Malam di RT Zona Merah

"Jadi, sesungguhnya cuma sedikit (RT zona merah) dibandingkan jumlah RT yang ada," tambahnya menjelaskan.

Politisi Gerindra ini pun mengklaim, Pemprov DKI telah bekerja keras dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.

Sarana dan prasarana terus ditingkatkan dan sumber daya manusia terus ditambah, serta program vaksinasi terus dikebut dalam upaya penanganan penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2 ini.

"Jakarta mengalami peningkatan perbaikan terkait Covid-19. Jadi, Jakarta ini on the track, mencapai satu sasaran tujuan yang lebih baik lagi," ujarnya di Balai Kota.

Baca juga: Jakarta Barat Terbanyak Sumbang RT Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19, Kalideres Teratas

Berdasarkan data yang diperoleh dari website tanggap Covid-19 Pemprov DKI (corona.jakarta.go.id) ada lebih dari 2.500 RT yang masuk zona merah.

Jakarta Barat menjadi wilayah dengan jumlah RT zona merah terbanyak, yaitu sebanyak 755 RT.

Kemudian disusul Jakarta Timur dengan 634 RT di urutan kedua dan Jakarta Selatan dengan 571 RT di posisi ketiga.

Kemudian, Jakarta Utara dengan jumlah RT zona merah 488, serta Jakarta Pusat dengan 210 RT.

Adapun wilayah dengan jumlah RT zona merah paling sedikit terdapat di Kabupaten Kepulauan Seribu. (*)

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved