Ditarik ke Kamar dan Dipaksa Merokok, Siswi Difabel di Kupang Jadi Korban Nafsu Bejat Ayah Teman

Nasib malang menimpa seorang siswi kelas 2 SMP penyandang disabilitas di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Editor: Muji Lestari
Kolase Tribun Jabar (Thinkstockphotos.com via Kompas.com dan istimewa via Tribunnews.com)
Ilustrasi siswa SMP. Siswi kelas 2 SMP penyandang disabilitas di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) jadi korban pencabulan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Nasib malang menimpa seorang siswi kelas 2 SMP penyandang disabilitas di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Siswi berinisial NK (14) itu tiba-tiba ditarik ke sebuah kamar saat bermain di rumah teman.

Mirisnya, pelaku pencabulan itu adalah ayah temanya sendiri AB (42) yang berprofesi sebagai buruh bangunan.

TONTON JUGA:

Aparat Polres Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengungkap kasus pencabulan tersebut setelah mendapat laporan dari orangtua korban.

"Anak pelaku ini merupakan teman bermain korban. Keduanya sering bermain di rumahnya pelaku," ungkap Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Hasri Jaha, Jumat (23/4/2021).

Kejadian tersebut bermula saat anak pelaku yang merupakan teman main korban menjemput NK untuk bermain di rumahnya, Kamis kemarin.

Baca juga: Sudah Lebih dari 72 Jam, Bagaimana Kondisi Oksigen di Dalam KRI Nanggala 402? Ini Kata Kadispenal

Saat tiba di rumah, pelaku meminta anaknya berada di luar rumah.

Kemudian, pelaku tiba-tiba menarik korban ke salah satu kamar.

Awalnya pelaku memaksa korban merokok tapi ditolak.

Baca juga: Begal di Lebak Bulus Sempat Pura-pura Tanya Alamat Sebelum Bacok Korban

Baca juga: BEDA Usia 24 Tahun, Terkuak Sosok Calon Istri Ustaz Abdul Somad Ternyata Gadis Muda Asal Jombang

Baca juga: Viral Pria Kendarai Motor dengan Duduk Sila dan Lepas Tangan di Tangsel, Pelaku Diamankan Polisi 

Karena terus dipaksa, korban akhirnya ikut merokok.

Bukan hanya itu saja, pelaku kemudian mencabuli korban.

"Korban sempat melawan, tetapi karena kekuatannya lemah, sehingga akhirnya dicabuli," kata Hasri.

Usai dicabuli, korban lalu menceritakan kejadian itu ke temannya dan juga keluarga dan orangtuanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved