Breaking News:

Gadis SMP Korban Pelecehan

Polisi Belum Menetapkan Tersangka, Ayah Korban Berharap Tak Ada Intervensi Hukum

Penanganan perkara dugaan kekerasan seksual gadis SMP berinisial PU (15) di Bekasi belum juga ada penetapan tersangka

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Penampakan kos tempat pelaku AT mengajak korban menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK), Di Jalan Kinan, Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Penanganan perkara dugaan kekerasan seksual gadis SMP berinisial PU (15) di Bekasi belum juga ada penetapan tersangka, ayah korban berharap tidak ada intervensi dalam penanganan hukum.

Hal ini dikatakan D (43), ayah korban, menyusul status terduga pelaku berinisial AT (21), diketahui merupakan anak seorang Anggota DPRD Kota Bekasi.

"Mari kita kawal proses yang berjalan semoga tidak ada intervensi dari manapun," kata D saat dikonfirmasi, Selasa (27/4/2021).

D sangat mengapresiasi kasus yang melibatkan anaknya kini, mendapat perhatian cukup besar dari sejumlah instasi.

Paling baru, Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) dengan ketuanya, Arist Merdeka Sirait menyempatkan diri menumui korban dan mendorong percepatan penanganan kasus ke Polres Metro Bekasi Kota.

"Komnas PA, temasuk Kemensos hadir ke sini ke rumah saya kemarin, luar biasa respon beliau, ini memacu semangat saya agar terus melanjutkan proses hukum," terang dia.

Dia memastikan, penanganan kasus anaknya tetap pada jalur hukum. Pelaku diharapkan dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Saya lebih bersemangat, hukum harus tetap menjadi utama, tetap ditegakkan," ucapnya.

"Kita lihat proses yang sedang berjalan di Polres Metro Bekasi Kota menjadi atensi khusus apalagi Komnas PA sudah datang langsung ke sini," tambahnya.

Halaman
123
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved