Breaking News:

Polres Metro Jakarta Timur Tangkap Dua Pengedar Ganja dan Sabu di Wilayah Matraman

Berawal dari informasi warga, aparat kepolisian menerima laporan adanya transaksi ganja di Jalan Pisangan Baru Tengah, Matraman, Jakarta Timur.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Konpers pengungkapan penangkapan dua pelaku pengedar narkoba di Mapolres Jakarta Timur, Selasa (27/4/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Jajaran Polres Metro Jakarta Timur menangkap dua pengedar ganja dan sabu di wilayah Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur.

Berawal dari informasi warga, aparat kepolisian menerima laporan adanya transaksi ganja di Jalan Pisangan Baru Tengah, Matraman, Jakarta Timur.

Usai melakukan observasi dan pengintaian, akhirnya WSW alias Windi berhasil diamankan di kediamannya yang tak jauh dari lokasi pada Selasa (20/4/2021).

Dari penggeledahan petugas mendapatkan sejumlah paket ganja dan sabu yang siap diedarkan dengan berat berbeda-beda.

Sebanyak lima paket ganja seberat 5.520 gram, 15 paket ganja seberat 595 gram, satu plastik warna hitam berisi ganja 247 gram dan sabu seberat 0,17 gram dalam plastik klip.

Setelah dilakukan pengembangan, pelaku lainnya berinisial S turut diamankan.

Baca juga: Babi di Sawangan Diduga Jadi-jadian, Massa Penasaran Hingga Berebut Foto

Baca juga: Didatangi Polisi, Pria di Tangsel Ini Ceburkan Diri Hingga Tenggelam di Danau

Baca juga: Nomor Ponsel Wagub DKI Diretas dan Digunakan untuk Penipuan

"Yang pertama di depan anda ini, kita sudah amankan sekitar 7 Kg ganja kering yang didapatkan dari TSK dengan inisial WSW dan S. Ini ditangkap di jalan Pisangan Timur dikediamannya WSW karena informasi yang beredar, di sekitaran jalan Pisangan banyak atau ada indikasi peredaran narkoba jenis ganja," jelas Kapolrestro Jakarta Timur, Kombes Pol Erwin Kurniawan di Mapolres Jakarta Timur, Selasa (27/4/2021).

Kendati begitu, S diamankan petugas di lokasi berbeda, yakni di Jalan Raya Tol Cilegon KM 71, Rest Area Cilegon, Rabu (21/4/2021).

"Terhadap keduanya disangkakan Pasal 111 ayat 2, 112 ayat 1, 114 ayat 2 dan 132 ayat 1 dengan ancaman hukuman 4 tahun, 6 tahun, 12 tahun, 20 tahun sampai seumur hidup dan pidana mati," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved