Penangkapan Diduga Babi Ngepet di Depok

Viral Video Diduga Babi Ngepet Ditangkap di Depok, Warga Curiga: Dia Nganggur Tapi Uangnya Banyak

- Video yang merekam seekor babi mungil dikurung dalam sebuah kandang bambu viral di media sosial.

TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Babi yang diduga jadi-jadian dan diamankan warga di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Selasa (27/4/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Video yang merekam seekor babi mungil dikurung dalam sebuah kandang bambu viral di media sosial.

Berdasarkan narasi yang beredar, babi berbulu hitam itu disebut sebagai babi ngepet.

TONTON JUGA

Melansir situs wikipedia, babi ngepet adalah makhluk dalam legenda masyarakat Indonesia yang bercerita tentang siluman.

Beberapa mitos juga menceritakan, babi ngepet merupakan jelmaan manusia yang ingin kaya secara cepat, dengan cara pesugihan.

Pantauan TribunJakarta.com video soal penangkapan hewan diduga babi ngepet di Depok diunggah oleh sejumlah akun gosip Instagram.

Di video tersebut, terlihat seorang wanita mengungkapkan kecurigaanya terkait sosok di balik hewan yang diduga babi ngepet itu.

Baca juga: Anak Tewas Makan Sate Pemberian Customer, Ojol di Bantul Sebut Korban Keluhkan Rasanya: Pak Pahit

TONTON JUGA

Wanita berkerudung biru itu mencurigai seorang warga setempat, yang menurutnya menganggur tapi memiliki banyak uang.

"Dari kemarin saya pantau pak orang ini, dia nganggur tapi uangnya banyak," ucap wanita tersebut dengan semangat.

Belasan warga tampak mendengar pernyataan tak berdasar si wanita dengan serius.

Peristiwa penangkapan babi ngepet itu ternyata terjadi di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok, pada Selasa (27/4/2021).

Baca juga: Tiba-tiba Hentikan Peserta Lomba saat Nyanyi di Acara Live, Iis Dahlia: Mau Kayak Nissa Sabyan?

Diwartakan TribunJakarta.com saat menangkap babi ngepet, warga setempat menggunakan cara khusus.

Saat menangkap hewan yang diduga babi ngepet ini, sejumlah warga harus nekat bertelanjang diri tanpa sehelai pun pakaian yang menempel di tubuhnya.

“Orang yang menangkap itu semuanya dengan tidak pakai baju sama sekali, atau pakai celana sama sekali, tidak sama sekali," ujar Suhanda, salah seorang warga di sekitar di lokasi kejadian, Selasa (27/4/2021).

"Pokoknya bugil, keadaan bugil makanya itu bisa ditangkap,” sambungnya.

Babi yang diduga jadi-jadian dan diamankan warga di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Selasa (27/4/2021).
Babi yang diduga jadi-jadian dan diamankan warga di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Selasa (27/4/2021). (TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma)

Baca juga: Jasad Gadis Berlumur Cat Ditemukan di Tempat Sampah Perumahan, Kekejaman Pemuda di Gambir Terkuak

Bahkan, Suhanda mengatakan, kemungkinan besar babi itu akan sulit ditangkap bila orang yang menangkapnya masih mengenakan baju.

“Kalau enggak bugil kemungkinan hilang lagi,” ungkapnya.

Saat ini, babi tersebut telah disembelih dan dikuburkan persis di samping pemakaman warga sekitar.

“Karena kalau enggak dieksekusi dari sekarang, itu mengakibatkan kerumunan orang semakin banyak," ujar Suhanda.

"Karena sekarang kita lagi pencegahan Covid-19, makanya kita cepat-cepat dari RT, dari RW, mengatakan harus dieksekusi secepatnya supaya tidak ada kerumunan banyak-banyak,” pungkasnya.

Baca juga: Wali Kota Jakarta Timur Imbau Pengelola Perkantoran Perketat Protokol Kesehatan

Ketua RW Sebut Babi Menciut

Ketua RW setempat, Abdul Rosad, mengatakan, penyembelihan ini dilakukan musabab ukuran babi diduga semakin mengecil.

“Terakhir itu berat 15 kilogram, tinggi babi dan lebar 15 centimeter,” ujar Rosad dikonfirmasi wartawan, Selasa (27/4/2021).

Rosad juga menuturkan, sebelum disembelih, terlebih dulu dilakukan pengajian oleh warga sekitar.

“Sebelum dipotong dilakukan pengajian dengan memotong di bagian leher,” ungkapnya.

Selesai penyembelihan, Rosad pun mengatakan tidak ada keganjilan yang terjadi.

“Untuk keganjilan tidak ada ya,” katanya.

“Setelah dipotong dilakukan pemakaman di pemakaman keluarga milik warga tidak jauh dari lokasi penangkapan,” timpalnya lagi. (Dwi Putra Kesuma)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved