Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Wali Kota Jakarta Timur Imbau Pengelola Perkantoran Perketat Protokol Kesehatan

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengatakan mengimbau kepada seluruh pengelola perkantoran agar memperketat penerapan protokol kesehatan

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Wali Kota Jakarta Timur M Anwar saat meninjau belajar tatap muka hari pertama di SDN Pondok Kelapa 05, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (7/4/2021). Wali Kota Jakarta Timur Imbau Pengelola Perkantoran Perketat Protokol Kesehatan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Satgas Covid-19 Pemkot Jakarta Timur mengantisipasi lonjakan kasus terkonfirmasi dari klaster perkantoran di masa pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengatakan pihaknya mengimbau kepada seluruh pengelola perkantoran agar memperketat penerapan protokol kesehatan di lingkungan kantor.

"Dengan menghindari kegiatan-kegiatan yang melibatkan jumlah karyawan yang banyak. Misalnya buka puasa bersama dan selanjutnya nanti halal bihalal," kata Anwar saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Selasa (27/4/2021).

Imbauan ini diambil setelah melihat adanya lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 dari klaster perkantoran dalam dua pekan terakhir di wilayah Pemprov DKI Jakarta secara keseluruhan.

Pemprov DKI Jakarta mencatat pada tanggal 5-11 April tercatat sebanyak 157 kasus terkonfirmasi di 78 perkantoran, sementara tanggal 12-18 April jumlahnya 425 kasus dari 177 kantor.

"Lalu membatasi jumlah karyawan yang ada dalam setiap ruangan sebanyak 50 persen dari kapasitas ruang. Selanjutnya memberlakukan sistem kerja dari rumah (WFH)," ujarnya.

Baca juga: WNA Asal India Diduga Bunuh Istrinya di Tambun Dikenal Jarang Bergaul

Baca juga: Munarman Mengelak saat Ditangkap Polisi: Ini Tidak Sesuai Hukum

Baca juga: Dinas Pariwisata DKI Bantah Pegawainya Terlibat Mafia Karantina

Anwar menuturkan pihaknya hingga kini rutin melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan di perkantoran guna mencegah munculnya klaster Covid-19 di lingkungan pegawai.

Dikhawatirkan klaster Covid-19 dari perkantoran ini meningkatkan jumlah kasus terkonfirmasi di permukiman warga yang sudah diantisipasi lewat pembatasan kegiatan sebelumnya.

Pasalnya dalam sejumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 diketahui warga terpapar dari anggota keluarga mereka yang bekerja di kantor lalu pulang ke rumah melakukan kontak erat.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved