Ramadan 2021

325 PMKS Terjaring Satpol PP Jakarta Pusat Selama Ramadan, Wilayah Menteng Banyak Gelandangan

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat telah menjaring 325 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di wilayahnya. 

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Septiana
Istimewa/dokumentasi polisi.
Ilustrasi - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat telah menjaring 325 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di wilayahnya.  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat telah menjaring 325 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di wilayahnya. 

Demikian disampaikan Kepala Satpol PP Jakarta Pusat, Bernard Tambunan, saat dihubungi, Kamis (29/4/2021).

"Ada 325 (PMKS) yang sudah terjaring selama ramadan," kata Bernard, sapaannya.

Data tersebut terhitung sejak 13 sampai 28 April 2021.

Bernard mengatakan, jumlah total tersebut dihimpun dari delapan kecamatan di Jakarta Pusat. 

Razia gelandangan di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Razia gelandangan di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat. (TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra)

Di antaranya Kecamatan Menteng, Johar Baru, Cempaka Putih, Senen, Kemayoran, Gambir, Tanah Abang, dan Sawah Besar. 

Penumpang gelandangan terbanyak yakni di Kecamatan Menteng. 

Baca juga: Evakuasi Truk Terguling di Jatinegara yang Bikin Macet: Mobil Derek Ditambah, Isi Muatan Dipindahkan

Baca juga: Daya Beli Kue Lebaran Menurun, Pedagang Kue di Bekasi Harus Gigit Jari: Omzet Menurun Drastis

Baca juga: Ratusan Ban Kendaraan di Kota Tangerang Digembos Petugas karena Parkir Liar

"Di Menteng ada 41 gelandangan, satu ondel-ondel, tiga anak jalanan, empat pengamen, dan satu masalah gangguan jiwa," jelas Bernard.

"Menteng paling banyak PMKS," tutup dia. 

Manusia Gerobak Mulai Menjamur di Ibu Kota

Jelang hari raya Idul Fitri, manusia gerobak atau gelandangan musiman mulai banyak terlihat di sejumlah sudut Ibu Kota.

Umumnya, para manusia gerobak ini berasal dari daerah lain di sekitar Ibu Kota.

Biasanya mereka turut serta membawa istri dan anak mereka menggelandang di Jakarta dan berharap belas kasih dari para pengguna jalan.

Guna meminimalisir datangnya para gelandangan musiman di ibu kota, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menegaskan bakal meningkatkan pengawasan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved