Pembelajaran Tatap Muka

Disdik DKI Klaim Tak Ada Klaster Sekolah Selama Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di Jakarta

Dinas Pendidikan DKI Jakarta memastikan, tak ada klaster penularan Covid-19 di lingkungan sekolah selama uji coba pembelajaran tatap muka (PTM).

ISTIMEWA
Ilustrasi uji coba pembelajaran tatap muka - Dinas Pendidikan DKI Jakarta memastikan, tak ada klaster penularan Covid-19 di lingkungan sekolah selama uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Pendidikan DKI Jakarta memastikan, tak ada klaster penularan Covid-19 di lingkungan sekolah selama uji coba pembelajaran tatap muka (PTM).

Hal ini dikatakan Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah terkait evaluasi uji coba PTM yang dimulai sejak 7 April hingga 29 April 2020 ini.

"Evaluasi selama uji coba berlangsung, tidak ada informasi terkonfirmasi kasus positif Covid-19," ucapnya, Kamis (29/4/2021).

Kemudian, ia juga memastikan seluruh murid yang mengingikuti pembelajar tatap muka telah mendapat reatu dari orang tua mereka.

Artinya, tidak ada guru atau pihak sekolah yang memaksa muridnya untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah selama masa uji coba.

Siswa jurusan Tata Busana, SMKN 32 Jakarta mulai melakukan praktek pengenalan mesin jahit di hari pertama ujicoba pembelajaran tatap muka, Rabu (6/4/2021).
Siswa jurusan Tata Busana, SMKN 32 Jakarta mulai melakukan praktek pengenalan mesin jahit di hari pertama ujicoba pembelajaran tatap muka, Rabu (6/4/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA)

"Mereka benar-benar mengizinkan untuk sekolah tatap muka. Tidak ada yang sekolah tatap muka tanpa izin dari orang tua," ujarnya saat dikonfirmasi.

Selain itu, Dinas Pendidik DKI Jakarta juga sampai saat ini belem mendapat keluhan dari masyarakat soal kerumunan yang terjadi akibat para siswa nongkrong usai pulang sekolah.

Baca juga: Prada Ilham Divonis 1 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI Terkait Kasus Perusakan Polsek Ciracas

Baca juga: KKI Kolaborasi dengan Kemendikbud:Dokter Lulusan Luar Negeri Dievaluasi Dulu Jika Ingin Buka Praktik

Baca juga: Dewa United Masih Berburu Pemain Bintang Baru, Eks Kiper Liga 1 Segera Merapat, Ini Ciri-cirinya

"Tidak ada pelokan dari lingkungan sekitar, baik dari lurah maupun masyarakat sekitar karena merasa berkerumumnya anak-anak ini," tuturnya.

Seperti diketahui, pada uji coba pembelajaran tatap muka yang berakhir hari ini, ada 85 sekolah yang menjadi piloting.

Berikut daftarnya: 

Berikut daftar 85 sekolah tersebut:

Baca juga: KKI Kolaborasi dengan Kemendikbud:Dokter Lulusan Luar Negeri Dievaluasi Dulu Jika Ingin Buka Praktik

Tingkat SD: 

- SD NEGERI PULAU TIDUNG 01 PAGI

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved