Survei ASI: 54,8 Persen Publik Menilai Program Inovasi Kemendikbud Positif  

program inovasi yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sejauh ini dinilai publik cukup menjawab tantangan pendidikan

istimewa
Hasil survei lembaga Arus Survei Indonesia 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Dari berbagai program inovasi yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sejauh ini dinilai publik cukup menjawab tantangan pendidikan selama masa pandemi.

Hal itu terekam dari temuan hasil survei lembaga Arus Survei Indonesia.

“Menurut publik, dari berbagai program inovasi yang dikeluarkan Kemendikbud saat ini cukup menjawab (54,8%) tantangan pendidikan selama masa pandemi. Sementara 26,1% mengatakan tidak cukup menjawab tantangan pendidikan selama masa pandemi. Adapun 19,1% mengaku tidak tahu/tidak jawab,” kata Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif’an, dalam rilis secara virtual, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Yuk, Siapkan Dana Pendidikan Anak Sedini Mungkin, Ini 4 Cara Mudahnya

Baca juga: Hotman Paris Siap Bantu Pendidikan Anak Awak KRI Nanggala 402: Tak Ada Pencitraan dan Cari Nama!

 
Berikut ini sejumlah program inovasi Kemendikbud berdasarkan skor penilaian publik:

1.      Program Bantuan Kuota Data Internet Gratis (17,2%)
2.      Relaksasi Dana BOS (15,5%)
3.      Pembiayaan Sekolah melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) (11,2%)
4.      Bantuan Subsidi Upah (9,6%)
5.      Sekolah Penggerak dan Guru Penggerak (8,9%)
6.      Program Pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (PembaTIK) 2021 (6,0%)
7.      Program Kampus Merdeka (5,7%)
8.      Mengganti UN jadi Asesmen Kompetensi Minimum (5,5%)
9.      Digitalisasi Sekolah (5,1%)
10.   Program Belajar Dari Rumah (BDR) (3,8%)
11.   Revitalisasi Pendidikan Vokasi (2,6%)
12.  Program Bangun Kualitas Manusia Indonesia (Bangkit) (1,6%)
13.   Program Guru Belajar dan Berbagi 2021 (1,2%).

Survei nasional dilaksanakan pada 21 – 25 April 2021 dengan cara telesurvei. Metode penarikan sampel Multistage Random Sampling. Jumlah responden 1.000 responden  dengan margin of error +/- 3.1% pada tingkat kepercayaan 95%.

Sebagai informasi, acara rilis bertema “Pendapat Publik Terhadap Isu-Isu Dunia Pendidikan Nasional di Era Pandemi” tersebut menghadirkan narasumber antara lain; Dr. Itje Chodidjah, MA. (Inpedendent Teacher Educator, Anggota BAN S/M),  Fikri Muslim, M.Sc. (Peneliti Pusat Penelitian Kependudukan LIPI), Ali Rif’an (Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia), dan Budy Sugandi (Peneliti Utama Bidang Pendidikan Arus Survei Indonesia).

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved