Breaking News:

Manajer Kimia Farma Tersangka Antigen Bekas Ternyata Sedang Bangun Rumah Mewah, Begini Penampakannya

Manajer kimia farma otak kasus antigen bekas bangun rumah mewah di kampung.

KOMPAS.COM
Picandi Mosko (PC) yang merupakan Bussines Manager PT Kimia Farma dan 4 pegawainya ditetapkan sebagai tersangka kasus daur ulang alat kesehatan rapid test antigen di Bandara Kualanamu. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Manajer Kimia Farma, Picandi Mosko (45) telah ditetapkan menjadi tersangka kasus penggunaan alat rapid test antigen bekasi di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara.

Picandi Mosko diketahui merupakan warga Griya Pasar Ikan, Jalan Lohan No A 14-15, RT 7, Kelurahan Simpang Periuk Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel).

Dilansir dari TribunSumsel (grup TribunJakarta), Picandi Mosko menjalankan rapid test antigen bekas ini bersama empat pegawai Kimia Farma yakni SP, DP, BM dan RN.

Berdasarkan pemeriksaan, alat antigen yang telah digunakan ternyata dicuci dan didaur ulang di kantor Kimia Farma, Jalan RA Kartini, Medan.

Alat yang telah dibersihkan dibawa kembali ke Bandara Kualanamu untuk digunakan ulang.

Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjunak menjelaskan, usaha ini telah dilakukan tersangka sejak Desember 2020.

Baca juga: Istri Sedang Hamil Dianiaya Suami, Tersulut Emosi Tak Diberi Ponsel Buat Main Domino

"Kegiatan ini telah dilakukan pelaku sejak Desember tahun 2020," ucap Panca.

Proses daur ulang alat cepat ini tak memenuhi syarat kesehatan dan standar data yang dipersyaratkan oleh UU tentang kesehatan.

Lebih lanjut, Panca menyatakan, tersangka mengantongi keuntungan hingga Rp1,8 miliar.

Saat ditangkap, polisi polisi barang bukti uang tunai Rp 149 juta dari salah satu tersangka.

Halaman
1234
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Muji Lestari
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved