Pengunjung Pasar Tanah Abang Membludak, 2.500 Pasukan Brimob hingga Marinir Dikerahkan

Sebanyak 2.500 personel gabungan dari unsur TNI/Polri, serta Satpol PP dikerahkan guna menjaga protokol kesehatan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Sejumlah petugas tampak berjaga di sekitar Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (2/5/2021). 

Beberapa pengunjung yang tak mengenakan masker dengan benar pun ditegur orang para petugas keamanan yang berjaga.

Baca juga: Sebentar Masih Pakai Baju Pria Gelagapan saat Digerebek Satpol PP, Sedang Asyik Berduaan di Hotel

Keberadaan PKL Bikin Pasar Tanah Abang Semrawut

Seiring dengan membludaknya pengunjung Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, para pedagang kaki lima (PKL) turut menjamur.

Pantauan TribunJakarta.com, di lokasi, mereka tampak berjualan di atas trotoar yang ada di bawah Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang.

Bahkan, ada beberapa penjualan yang nekat berjualan di trotoar yang berada tepat di depan kantor pemadam kebakaran.

Sesekali mereka berteriak menawarkan dagangan mereka demi menarik pelanggan yang lewat.

Beberapa pejalan kaki yang mendengarnya pun tampak tertarik dan mendatangi lapak pedagang itu.

Suasana Pasar Tanah Abang dan sekitarnya dijejali ribuan pembeli pada Minggu (2/5/2021) siang. Sementara Jalan Jatibaru Raya yang bersisian dengan Stasiun Tanah Abang ditutup.
Suasana Pasar Tanah Abang dan sekitarnya dijejali ribuan pembeli pada Minggu (2/5/2021) siang. Sementara Jalan Jatibaru Raya yang bersisian dengan Stasiun Tanah Abang ditutup. (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Hal ini pun menimbulkan kerumunan yang tak bisa dihindari lagi. Saking padatnya, para pejalan kaki harus berdesakan satu sama lain.

Mereka pun tak bisa menjaga jarak. Jangankan menjaga jarak, untuk sekedar jalan lurus saja sulit rasanya.

Baca juga: Pengunjung Pasar Tanah Abang Naik 200 Persen, Begini Cara Gubernur Anies Cegah Kerumunan

Baca juga: Peningkatan Jumlah Penumpang di Terminal Kampung Rambutan Capai 15 Persen

Baca juga: Vokalis Deadsquad Daniel Mardhany Ditangkap Terkait Kasus Narkoba, Polisi: Positif Ganja dan Benzo

Saat TribunJakarta.com hendak mengambil gambar kepadatan di lokasi tersebut, tiba-tiba ada beberapa orang yang menghampiri.

Mereka pun meminta TribunJakarta.com tak lagi mengambil gambar di lokasi itu.

"Sudah mas jangan foto-foto lagi, kasian kita. Nanti digusur lagi kita," ucap salah seorang pria, Minggu (2/5/2021).

Terkait hal ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui, kehadiran pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar membuat kondisi Pasar Tanah Abang makin semrawut.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berada di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (2/5/2021).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berada di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (2/5/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI)

"Kenyataannya banyak yang menitipkan jualan di luar, sehingga menimbulkan kerumunan, sehingga berisiko (terpapar Covid-19)," ujarnya.

Untuk itu, mulai besok Pemprov DKI bakal menggiatkan penertiban para PKL di sekitar Pasar Tanah Abang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved