Breaking News:

Ramadan 2021

10 Hari Terakhir Bulan Ramadan, Simak Aturan dan Bacaan Niat Melakukan Itikaf di Masjid

Apa saja aturan, syarat, niat serta doa untuk melakukan itikaf selama bulan Ramadan? Berikut Ulasannya.

Tribunnews.com
Ilustrasi Berdoa. Simak aturan, syarat, niat serta doa untuk melakukan itikaf selama bulan Ramadan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Tak terasa umat muslim sudah memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadan.

Di penghujung bulan Ramadan ini, umat muslim dianjurkan meningkatkan ibadah salah satunya beritikaf.

I’tikaf merupakan salah satu ibadah yang bisa dilakukan di bulan suci Ramadan.

TONTON JUG:

Ibadah ini dilakukan dengan cara berdiam diri di masjid karena ketaatan kepada Allah.

Ada beberapa aturan dalam melakukan ibadan itikaf dalam ajaran Islam.

Lantas apa saja aturan melakukan itikaf selama bulan Ramadan? Berikut ulasannya:

Baca juga: Lebaran Sebentar Lagi, Simak 6 Amalan Sunah yang Dianjurkan Sebelum Salat Idul Fitri, Apa Saja?

1. Itikaf tidak memiliki ketentuan waktu, sebentar ataupun lama tetap sah.

2. Orang yang beritikaf dilarang keluar dari masjid kecuali untuk hal-hal yang mengharuskan ia keluar sepeti makan, buang air, dan sebagainya.

Orang yang beritikaf menghabiskan waktu untuk ketaatan, sepeti salat, membaca Al quran, zikir, dan setiap amal lainnya yang dapat dilakukan di masjid.

Baca juga: Ingin Ganti Bayar Zakat Fitrah Beras dengan Uang? Simak Cara Perhitungannya!

Baca juga: Menuju Lebaran 2021, Berikut Niat dan Tata Cara Salat Idul Fitri, Dilengkapi Bacaan Suratnya

Baca juga: Sebut Bubuk di Markas FPI Pembersih Toilet, Pengacara Rizieq Kini Hormati Hasil Uji Puslabfor Polri

3. Berdasarkan firman Allah SWT dalam QS Al-Baqarah 187, itikaf tidak sah kecuali di masjid.

4. jika seseorang ingin beritikaf maka disunnahkan untuk mulai beritikaf setelah salat subuh.

Waktu untuk melakukan Itikaf yang paling utama yaitu pada sepuluh hari terakhir Ramadan sampai wafat.

Namun, jika seseorang terlewatkan dari Itikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadan, maka Itikaf bisa dilakukan pada sepuluh hari di bulan syawal, berdasarkan HR Bukhari.

Bacaan niat itikaf di bulan Ramadan:

“Nawaitul i'tikafa fi hadzal masjidil lillahi ta'ala.”

Artinya, “Saya berniat i’tikaf di masjid ini karena Allah SWT.”

Baca juga: Perbanyak 12 Amalan Ini Agar Dimudahkan Mendapat Lailatul Qadar, Perbanyak Zikir hingga Beritikaf

Keutamaan Itikaf di Bulan Ramadan:

1. Pahala Dua Haji

و قال ايضا " من اعتكف عشرا فى رمضان كان كحجتين وعمرتين

رواه البيهقي, شعب الايمان

Nabi juga bersabda “ Barangsiapa yang beri’tikaf sepuluh hari di bulan Romadhan, maka baginya pahala dua haji dan dua umroh “ (HR. Al-Baihaqi, Syu’abil iman : 3 : 425).

2. Dijauhkan dari Api Neraka

Nabi Saw bersabda :

من مشى فى حاجة اخيه كان خيرا له من اعتكاف عشر سنين ومن اعتكف يوما ابتغاء وجه الله عزوجل جعل الله بينه وبين النار ثلاث خنادق كل خندق ابعد مما بين الخافقين (رواه الطبراني, المعجم الاوسط : 7322

“ Barangsiapa yang berjalan di dalam membantu keperluan saudara muslimnnya, maka itu lebih baik baginya dari I’tikaf sepuluh tahun lamanya. Dan barangsiapa yang beri’tikaf satu hari karena mengharap ridho Allah Swt, maka Allah menjadikan di antara dia dan api neaka jarak sejauh tiga khondaq / parit. Setiap khondaq dari khondak lainnya jaraknya sejauh langit dan bumi “

Syarat Itikaf :

1. Niat.

Yaitu dalam hati mengatakan :

نويت الاعتكاف في هذا المسجد لله تعالى

“ Saya niat I’tikaf di masjid ini karena Allah Ta’ala “

2. Suci dari hadats besar.

3. Berakal. Jika di tengah-tengah Itikaf dia menjadi gila, maka batal Itikafnya.

4. Islam

5. Berdiam diri minimal seukuran tuma’ninah sholat lebih sedikit ( Sekitar 5 detikkan )

6. Berada di dalam masjid. Maka tidak sah Itikaf di musala, ribath atau pesantren.

(TribunJakarta/Muji Lestari)

Editor: Muji Lestari
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved