Breaking News:

Sate Ayam Beracun

Cara Unik Polisi Lacak Asal Sate Beracun Sianida hingga Akhirnya Tangkap Nani Apriliani Nurjaman

Polisi membutuhkan waktu selama empat hari untuk menangkap pelaku pengirim sate beracun Nani Apriliani Nurjaman.

Kompas/ Markus Yuwono
Dir Reskrimmum Polda DIY Kombes Burkan Rudy Satriya (Baju Putih) dan tersangka NA (di kanan) di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021). Terjawab motif gadis muda tersebut nekat kirim paket sate sianida. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Polisi membutuhkan waktu selama empat hari untuk menangkap pelaku pengirim sate beracun Nani Apriliani Nurjaman.

Sebelum menangkap Nani Apriliani Nurjaman, polisi melakukan penyelidikan untuk menemukan pedagang sate di sekitaran tempat driver ojek itu mangkal.

Direskrimum Polda DIY Kombes Burkan Rudy Satria mengatakan, penyelidikan berlangsung selama 4 hari dan melibatkan anggota Polsek Sewon, Polres Bantul hingga Polda DIY.

Seperti diberitakan sebelumnya Nani Apriliani Nurjaman mengirimkan sate beracun untuk Tomi namun akhirnya malah menewaskan orang lain.

Racun yang ditaburkan yakni KCn atau kalium sianida. Racun ini yang menyebabkan Naba Faiz Prasetya (10) warga Salakan, Bangunharjo, Sewon, Bantul, meninggal pada Minggu (25/4/2021).

Naba Faiz Prasetya (10) adalah anak dari driver ojek online yang diminta Nani Apriliani Nurjaman untuk mengirimkan sate beracun ke rumah Tomi.

Gara-gara sang kekasih menikahi wanita lain, jadi motif gadis muda bernama NA atau Nani Apriliani Nurjaman (25) mengirimkan sate beracun.

Sang kekasih bernama Tomi yang merupakan seorang polisi ini membuat NA atau Nani Apriliani Nurjaman (25) sakit hati.

Rupanya, ada rasa sakit hati yang disimpan Nani kepada Tomi lantaran ditinggal menikah dengan orang lain.

Namun sayangnya, sate beracun yang dikirim Nani malah salah sasaran dan menewaskan anak driver ojol online berusia 10 tahun.

Halaman
1234
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved