Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Kakorlantas Usulkan Ada Rapid Tes Antigen di Terminal Terpadu Pulogebang

Selain tes GeNose pihaknya menyarankan rapid test antigen dengan random sampling kepada calon penumpang.

TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono bersama Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi tempelkan stiker khusus perjalanan mudik ke sejumlah armada bus saat tinjau Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (4/5/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono menyarankan ada rapid tes antigen di Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur esok hari, Rabu (5/5/2021).

Istiono menyarankan hal tersebut usai melakukan peninjauan pelaksanaan operasional terkait persyaratan pemudik dengan izin khusus selama masa larangan mudik berlangsung, yakni Kamis (6/5/2021) sampai Senin (17/5/2021) mendatang bersama Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi.

Hal ini mengacu pada melonjaknya jumlah pemudik jelang masa pelarangan mudik di Terminal Terpadu Pulogebang.

Selain tes GeNose pihaknya menyarankan rapid test antigen dengan random sampling kepada calon penumpang.

"Untuk GeNose tidak menjadi kewajiban karena kami di sini hanya memberikan sampel beberapa orang saja. Namun tadi atas usul Pak Kakorlantas Polri, jadi mulai besok akan ada persyaratan rapid antigen karena banyak masyarakat yang melakukan perjalanan pada hari ini dan besok," jelas Budi di Cakung, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Analogi Ketua Masjid Al-Amanah Bekasi Sikapi Corona: Covid-19 Itu Makhluk, Usir dengan Doa

Baca juga: PO di Terminal Terpadu Pulo Gebang Mengeluh Rugi Meski Sudah Naikkan Harga Tiket

Saat ini, pihaknya tengah melakukan kordinasi dengan pihak Satgas Covid-19.

Sehingga bila berhasil terealisasi, calon penumpang tak hanya bisa melakukan tes GeNose namun juga dengan rapid test antigen pada H-1 pelarangan mudik.

"Untuk besok selain dengan GeNose ada usul dengan rapid test antigen. Saya sedang kordinasi dengan Satgas, mudah-mudahan besok ada tambahan untuk rapid test antigen sehingga kita akan lebih banyak mencari masyarakat yang melakukan perjalanan dengan tes itu," jelasnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved