Breaking News:

Ramadan 2021

2 Terminal di Jakarta Masih Layani Penumpang Bus AKAP Untuk Keperluan Mendesak dan Penuhi Syarat

Sebanyak dua terminal di wilayah Jakarta tetap membuka layanan bus AKAP untuk keperluan non mudik.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
Beberapa bus yang melayani keperluan mendesak di Terminal Kalideres, Jumat (7/5/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Sebanyak dua terminal di wilayah Jakarta tetap membuka layanan Bus AKAP untuk keperluan non mudik.

Terminal tersebut meliputi Terminal Terpadu Pulo Gebang Jakarta Timur, dan Terminal Kalideres Jakarta Barat.

Dengan demikian, masyarakat dengan keperluan mendesak dan non mudik bisa memanfaatkan layanan tersebut sesuai dengan ketentuan.

Baca juga: 540 Ribu Warga Tangsel Berangkat Mudik, Wali Kota Antisipasi Arus Balik

Seperti melampirkan print out surat izin perjalanan tertulis, Surat Izin Keluar Masuk (SIKM), dan memenuhi persyaratan lainnya. 

"Tentunya selain menerapkan protokol kesehatan secara ketat, pelaku perjalanan juga harus memenuhi persyaratan sebagaimana tertuang dalam SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 H dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 H," kata Kepala BPTJ Polana B Pramesti, Jumat (7/5/2021).

Untuk diketahui, seluruh Terminal Bus yang berada di wilayah Jabodetabek berhenti melayani angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provisi (AKDP) selama periode larangan mulai tanggal 6-12 Mei 2021.

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengatakan, langkah tersebut sebagai tindak lanjut dari terbitnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri Tahun 1442 H Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Baca juga: Masa Larangan Mudik, Garuda Indonesia Akan Tetap Terbang Angkut Penumpang

"Pemberhentian sementara layanan AKAP dan AKDP ini, baik di terminal yang berada dibawah pengelolaan BPTJ maupun yang berada di bawah pengelolaan Pemerintah Daerah," kata Polana B. Pramesti.

Beberapa terminal di bawah pengelolaan BPTJ yang tidak membuka layanan bus AKAP tersebut, antara lain seperti Terminal Jatijajar Depok, Terminal Baranangsiang Bogor, Terminal Poris Plawad Kota Tangerang, dan Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan.

Sementara yang berada dibawah pengelolaan Pemerintah Daerah terdiri dari Terminal Kampung Rambutan dan Terminal Tanjung Priok dibawah pengelolaan Pemprov DKI Jakarta.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved