Ramadan 2021
Gubernur Anies Pastikan Restoran Tutup Lebih Cepat Saat Lebaran
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan, jam operasional restoran atau tempat makan kembali tutup lebih awal saat Lebaran 2021.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan, jam operasional restoran atau tempat makan kembali tutup lebih awal saat Lebaran 2021.
Jika sebelumnya selama bulan Ramadan restoran boleh melayani makan di tempat hingga 22.30 WIB, kini tempat makan hanya boleh buka sampai 21.00 WIB.
Hal ini dikatakan usai rapat koordinasi bersama Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya, serta sejumlah kepala daerah di wilayah Jabodetabek.
"Restoran, rumah makan, pusat perbelanjaan semua tutup jam 9 malam di seluruh wilayah Jabodetabek," ucapnya, Senin (10/5/2021).
Walau demikian, jumlah pengunjung restoran yang boleh makan di tempat atau dine in tetap dibatasi 50 persen dari kapasitas.
"Restoran dan rumah makan tetap dibatasi 50 persen," ujarnya di Balai Kota Jakarta.
Aturan soal pembatasan jumlah pengunjung ini tetap sama, tak berubah seperti yang diterapkan saat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.
Baca juga: Kenalkan Penggali Kubur Berbadan Atletis dari Bekasi, Punya Perut Six Pack dan Jago Bola
Baca juga: HORE! BLT UMKM Rp 1,2 Juta Bakal Dicairkan Sebelum Lebaran di BRI dan BNI, Simak Cara Ceknya
Baca juga: Pemuda 22 Tahun Warga Duren Sawit Meninggal Usai Divaksin Covid-19 Astrazeneca, Begini Reaksi Anies
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun mengimbau warganya tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
"Jaga jarak aman, menggunakan masker, tidak membuat kegiatan yang bisa menimbulkan kerumunan dan keramaian," kata Anies.
Gubernur DKI Minta Warganya Tak Gelar Open House
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warganya tak menggelar acara halal bi halal atau open house saat hari raya Idul Fitri 1442 hijriah.
"Terkait dengan kegiatan halal bi halal, open house ini supaya ditiadakan," ucapnya di Balai Kota, Senin (10/5/2021).
Selain itu, mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan ini juga meminta warganya sejenak menghentikan tradisi mengunjungi para tokoh masyarakat maupun ulama.
Silaturahmi dengan para ulama, tokoh masyarakat, hingga kerabat pun disarankan Anies dilakukan secara virtual.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/anies-dkk-1.jpg)