Kasus Viral Seorang Ayah Marah Karena Voucher Game Online Berakhir, Kasir Indomaret Dipecat?

Kasus seorang pria memarahi kasir Indomaret karena anaknya membeli voucher game online Rp 800 ribu, berakhir.

Editor: Suharno
INSTAGRAM
Akhir kasus pegawai indomaret yang dimarahi orang tua anak karena beli voucher game online Rp 800 ribu. 

Akhirnya, permasalahan selesai secara kekeluargaan.

Selanjutnya, Azhar mengatakan permasalahannya dengan pihak Indomaret telah diselesaikan secara kekeluargaan pada Rabu (12/5/2021).

"Mohon maaf kepada pihak Indomaret dan pihak yang tidak berkenan terhadap video tersebut. Dengan ini permasalahan dalam video itu sudah selesai secara baik dan tidak diperpanjang," ujar Azhar.

Namun, pihak Indomaret mengungkap nasib sang karyawan begitu pula rencana tindak lanjut setelahnya.

Direktur Pemasaran PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Wiwiek Yusuf juga menyampaikan bahwa permasalahan antara pihak Azhar dan kasir Indomaret telah selesai.

"Masalahnya sudah kita selesaikan dengan kekeluargaan. Bertepatan dengan menjelang Idulfitri. Jadi pas tidak ada beban dapat merayakan Idulfitri," ujar Wiwiek saat dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp.

Baca juga: Review One Piece 1013, Kaido Menyesal Kalahkan dan Jatuhkan Monkey D Luffy dari Onigashima

Melansir Kompas.com, Direktur Pemasaran PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Wiwiek Yusuf membenarkan adanya kejadian itu.

Peristiwa itu terjadi di Indomaret Simpang Mayang yang beralamat di Nagori Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumut.

Namun, Wiwiek belum memastikan kapan kejadian itu berlangsung.

Wiwiek mengatakan, saat itu orangtua si anak diduga dalam kondisi bingung karena anaknya telah melakukan transaksi pembelian voucher game online seharga Rp 800.000.

Kedua orangtua si anak kemudian mendatangi kasir agar meminta uang kembali.

Akhir kasus pegawai indomaret yang dimarahi orang tua anak karena beli voucher game online Rp 800 ribu.
Akhir kasus pegawai indomaret yang dimarahi orang tua anak karena beli voucher game online Rp 800 ribu. (INSTAGRAM)

Mereka kemudian merekam video saat kasir memberikan penjelasan.

Wiwiek mengatakan, saat ini pihaknya telah berupaya melakukan pertemuan dengan orangtua si anak untuk menjelaskan duduk persoalan.

"Tim kami sudah berusaha jelaskan dengan sebaik baiknya kepada pelanggan. Dan malah coba memberikan alternatif follow up ke call center Unipin," kata Wiwiek saat dihubungi, Rabu (11/5/2021) sore.

Soal pengembalian uang, Wiwiek mengatakan saat ini pihaknya akan mencari jalan keluar dengan menemui orang tua si Anak.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved