Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Rizieq Shihab Dituntut 2 Tahun Penjara dan Dilarang Aktif Menjadi Anggota atau Pengurus Ormas

Dalam tuntutannya JPU juga meminta Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur melarang Rizieq melalukan segala hal terkait FPI yang sudah dilarang

TribunJakarta/Bima Putra
Rizieq Shihab dituntut 10 buan penjara kasus kerumunan warga di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung Markaz Syariah di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (17/5/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Rizieq Shihab dituntut hukuman dua tahun penjara dalam kasus dugaan tindak pidana kekarantinaan kesehatan terkait kerumunan warga di Petamburan, Jakarta Pusat pada 14 November 2020.

Dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan Rizieq Shihab bersalah menghasut warga datang ke kegiatan Maulid Nabi dan pernikahan putri keempatnya.

Hasutan ini menyebabkan pelanggaran protokol kesehatan kerumunan sekitar 5.000 warga di Jalan KS Tubun, Kelurahan Petamburan lokasi kegiatan Maulid Nabi dan pernikahan putri keempat Rizieq.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Muhammad Rizieq bin Husein Shihab dengan pidana penjara selama dua tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan," kata JPU di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (17/5/2021).

Pada tuntutannya JPU menyatakan hal yang memberatkan tuntutan kepada Rizieq di antaranya bahwa kerumunan warga di Petamburan memperburuk kedaruratan kesehatan masyarakat.

Suasana massa FPI menanti kepulangan Habib Rizieq Shihab, di Jalan Petamburan Raya, Jakarta Pusat, pukul 10.34 WIB, Selasa (10/11/2020).
Suasana massa FPI menanti kepulangan Habib Rizieq Shihab, di Jalan Petamburan Raya, Jakarta Pusat, pukul 10.34 WIB, Selasa (10/11/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

Lalu bertentangan dengan program pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 karena kerumunan warga di Petamburan tersebut dikhawatirkan memicu penularan Covid-19 meluas.

Serta bahwa eks pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu pernah divonis bersalah dalam kasus 160 KUHP pada tahun 2003 dan 170 KUHP pada tahun 2008 di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Menjatuhkan pidana tambahan terhadap terdakwa Muhammad Rizieq bin Husein Shihab berupa pencabutan hak terdakwa memegang jabatan pada umumnya atau jabatan tertentu, yaitu menjadi anggota dan atau pengurus organisasi kemasyarakatan selama tiga tahun," ujarnya.

Dalam tuntutannya JPU juga meminta Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur melarang Rizieq melakukan segala hal terkait FPI yang sudah dilarang pemerintah pada tahun 2020 lalu.

Halaman
123
Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved