Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Hari Ini, Rizieq Shihab Akan Bawa Saksi Meringankan dan Ahli di Sidang Tes Swab RS UMMI

PN Jakarta Timur menggelar sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana pemberitahuan berita bohong kasus tes swab Rizieq Shihab di RS UMMI Bogor

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Dion Arya Bima Suci
Habib Rizieq Shihab datangi Polda Metro Jaya - PN Jakarta Timur menggelar sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana pemberitahuan berita bohong kasus tes swab Rizieq Shihab di RS UMMI Bogor 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Pengadilan Negeri Jakarta Timur menggelar sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana pemberitahuan berita bohong kasus tes swab Rizieq Shihab di RS UMMI Bogor pada Rabu (19/5/2021).

Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Alex Adam Faisal mengatakan sidang tersebut beragendakan pemeriksaan saksi meringankan dan ahli dari Rizieq dan tim kuasa hukumnya.

"Sidang untuk pemeriksaan saksi meringankan dan ahli dari terdakwa atau penasihat hukumnya untuk perkara nomor 223, 224 dan, 225," kata Alex dalam keterangannya di Jakarta Timur, Rabu (19/5/2021).

Perkara nomor 223 merupakan berkas untuk terdakwa Dirut RS UMMI Bogor, dr. Andi Tatat, nomor 224 berkas untuk terdakwa Muhammad Hanif Alatas, sementara 225 untuk Rizieq.

Ketiganya terdakwa kasus tes swab Rizieq di RS UMMI Bogor pada November 2020 lalu yang diduga ditutupi atau dipalsukan dari pihak Satgas Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor.

Rizieq Shihab dituntut 10 buan penjara kasus kerumunan warga di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung Markaz Syariah di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (17/5/2021)
Rizieq Shihab dituntut 10 buan penjara kasus kerumunan warga di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung Markaz Syariah di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (17/5/2021) (TribunJakarta/Bima Putra)

"Sidang dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Timur," ujarnya.

Ketiga terdakwa disangkakan pasal 14 ayat 1 UU Nomor UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana karena diduga menyebarkan berita bohong hasil tes swab PCR Rizieq.

Yakni saat eks pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu dirawat di RS UMMI Bogor pada bulan November 2020 lalu karena terkonfirmasi Covid-19 namun menyatakan sehat.

Baca juga: Video Tangan Masuk ke Kerudung Pacar di Kolam Renang yang Penuh Sesak Viral, Terungkap Modus Si Pria

Baca juga: Hasil Liga Inggris: Liverpool Ketiban Durian Runtuh, Man City Kena Comeback Tim Papan Bawah

Baca juga: Hasil Liga Inggris: Chelsea Sukses Balas Dendam, Pemain Leicester dan The Blues Nyaris Baku Hantam

Pada sidang sebelumnya Wali Kota Bogor Bima Arya termasuk satu saksi dihadirkan JPU, kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur dia merinci kesalahan yang dilakukan tiga terdakwa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved