Iba Warganya Tak Dagang karena Isolasi Mandiri, Ketua RT Kasih Uang: Tapi Jangan Kemana-mana
Ketua RT 003 RW 002 Lenteng Agung, Zaenal Abidin (53) merasa iba dengan Dani Hamdani, warganya yang baru mudik dari kampung di Tasikmalaya, Jawa Barat
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Ketua RT 003 RW 002 Lenteng Agung, Zaenal Abidin (53) merasa iba dengan Dani Hamdani, warganya yang baru mudik dari kampung di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sebab, pria yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang bakso tusuk tersebut tak memiliki cukup uang untuk makan selama menjalani karantina mandiri di rumah.
Dani harus menjalani karantina mandiri usai ketahuan tak memiliki surat keterangan bebas Covid saat petugas gabungan dari kelurahan Lenteng Agung mendatangi rumahnya pada Rabu (19/5/2021).
Baca juga: Kubu Rizieq Shihab Pertanyakan Kaitan Peraturan Kapolri di Kasus Tes Swab RS UMMI Bogor
Dani mengatakan bahwa dirinya terkendala biaya untuk menjalani tes swab antigen mandiri.
Ia mengaku pasrah menjalani karantina di rumah. Artinya, tak ada pemasukan harian yang dihasilkan Dani dari jualan bakso tusuk.
Padahal, saat ini Dani mengaku kesulitan membayar kontrakan.
Baca juga: 2 Pelaku Penyerangan Warga Kartini dengan Senjata Tajam Positif Narkoba
Namun, Zaenal yang melihatnya merasa iba akhirnya memberikan sejumlah uang kepada warganya itu.
"Kalau enggak punya duit buat makan saya kasih, tapi jangan kemana-mana," ujar Zaenal kepada Dani.
"Iya pak jujur saya enggak ada," jawabnya.
Zaenal pun memberikan sejumlah uang kepada Dani untuk biaya makan selama menjalani karantina mandiri.
"Tapi ingat, jangan kemana-mana," imbau pak RT lagi.
TONTON JUGA:
Zaenal juga meminta tetangga sekitar untuk membantu memerhatikan dan memberikan makan kepada Dani di rumah.
"Saya tadi kasih uang Rp 85 ribu. Saya juga udah bicara ke tetangganya untuk tolong diperhatikan," tambahnya.
Sekretaris Lurah Lenteng Agung, Denny Sunandar menambahkan pihak kelurahan tak memiliki dana untuk membantu warganya yang nekat untuk mudik.
Sebab, pemerintah sudah melarang masyarakat untuk tidak mudik selama libur lebaran demi mencegah lonjakan virus Covid-19.
"Jujur kami tidak ada bantuan untuk saat ini karena sudah ada larangan. Tetapi mereka memaksakan untuk mudik," tambahnya.
Denny mengapresiasi kepada Ketua RT 003 RW 002 yang memberikan bantuan kepada warganya.
"Saya kaget juga, mengapresiasi banget. Karena peduli dengan warganya yang terpaksa menjalani isolasi mandiri. Dia bantu untuk biaya makannya," pungkasnya.