Pria Ngaku Tukang Ondel-ondel Ikut Diamankan saat Aksi Dukung Palestina: Dikira Lagi Bagi Makanan
Pria yang mengaku tukang ondel-ondel turut diamankan saat adanya aksi bela Palestina di dekat kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS).
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Seorang pria tampak duduk bersandar di dalam mobil tahanan polisi.
Pria yang belum diketahui identitasnya ini mengenakan kaos hitam.
Sekonyong-konyongnya mengatakan kepada wartawan dirinya menjadi korban salah tangkap.
"Saya lagi mengarak ondel-ondel. Saya kira mau bagi makanan, tidak tahunya saya ditangkap," kata pria tersebut, saat berlangsungnya unjuk rasa pendukung Palestina, di depan kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (21/5/2021).
"Jakarta memang keras, tapi jangan kayak begini juga," lanjut dia.

Selain pria tersebut, ada juga dua pria lainnya yang diamankan karena polisi menilai mereka mengganggu keamanan.
"Berkerumunan mereka, mengganggu keamanan," kata Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Setyo.
"Langsung dibawa ke Polda," lanjutnya, pada kesempatan yang sama.
Baca juga: Sejumlah Warga Bogor Bentangkan Bendera Israel di Tengah Jalan untuk Dukung Palestina
Baca juga: Pengikut Aliran Sesat di Cianjur Punya Rambut Merah, Bercelana Pendek, Pakai Nama Dajjal dan Iblis
Baca juga: Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Tes Antigen Gratis Sasar Kampung-kampung di Bekasi
Pihak kepolisian mengamankan 12 orang peserta aksi pendukung Palestina di dekat kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21/5/2021).
Kapolres Metro Jakart Pusat Kombes Pol Hengki Hariyadi mengatakan 12 orang tersebut diduga dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
"Dua belas orang (anggota HMI) diamankan," kata Hengki, di dekat Kedubes AS, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21/5/2021).
Alasan mereka diamankan karena dinilai mengganggu keamanan saat berunjuk rasa.
Di antaranya mereka hendak membakar ban dan menutup arus lalu lintas dari Tugu Tani menuju Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat.
"Kelompok ini mencoba membakar ban di dan menimbulkan kericuhan," tegas Hengki.