Simpan Ratusan Gram Ganja di Balik Bantal, Pengedar Narkoba di Bekasi Ditangkap Setelah Transaksi

Polres Metro Bekasi Kota meringkus tersangka peredaran narkotika jenis ganja berinisial AF (26) di Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Istimewa/Humas
Barang bukti ganja yang berhasil diamankan Polres Metro Bekasi Kota. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI BARAT - Polres Metro Bekasi Kota meringkus tersangka peredaran narkoba  jenis ganja berinisial AF (26) di Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Tersangka menyembunyikan ratusan gram ganja di balik bantal kamar tidur rumah orangtuanya.

Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, pengungkapan kasus peredaran narkoba bermula saat, Satuan Reserse Narkoba mengendus adanya transaksi ganja di wilayah hukum Kota Bekasi.

"Kami mendapatkan informasi adanya peredaran narkoba di wilayah Jalan Bungur, Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat," kata Erna saat dikonfirmasi, Minggu (23/5/2021).

Anggota Unit II Subnit 4 Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi Kota langsung melakukan penyelidikan, mereka kemudian berhasil menangkap AF di lokasi tersebut.

"Anggota langsung melakukan penggeledahan di rumah orang tua tersangka, terdapat barang bukti tiga bungkus kertas berisi ganja seberat 142 gram yang disimpan di balik bantal," jelas Erna.

Baca juga: Gerebek Kampung Ambon, Polisi Amankan Senjata Api Rakitan Hingga Ganja Sebanyak 130 Gram 

Tersangka mengaku, mendapatkan barang haram dari seorang pengedar lain. Dia membeli seharga Rp3.000.000 untuk selanjutnya ganja diedarkan kembali.

"Dari pengakuan tersangka, dia membeli dari pengedar lain berinisial MS (23), anggota langsung melakukan pengembangan," jelasnya.

Tersangka MS diringkus di kediamannya Jalan RA. Kartini, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Baca juga: Vokalis Deadsquad Daniel Mardhany Ditangkap Terkait Kasus Narkoba, Polisi: Positif Ganja dan Benzo

Di sana, polisi menemukan sembilan bungkus paket ganja siap edar.

"Terdapat enam bungkus kertas berisi ganja dengan total seberat 476 gram, tersangka MS mengaku mendapatkan barang dari bandar berinisial J yang saat ini masih kita kejar," terangnya.

Kedua tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1) subsider pasal 111 ayat (1) UU RI No 35. Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun penjara dan paling lama 12 tahun penjara serta denda Rp1 Miliar.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved