Awalnya Nongkrong Bareng, Pemuda Mendadak Murka Saat Tahu Teman Pernah Setubuhi Adik Kandungnya

Pertemanan langsung hancur saat seorang pemuda mengetahui bahwa temannya sendiri ternyata pernah menyetubuhi adik kandungnya.

Editor: Elga H Putra
tnp.sg
Ilustrasi Penusukan. Pertemanan langsung hancur saat seorang pemuda mengetahui bahwa temannya sendiri ternyata pernah menyetubuhi adik kandungnya. 

Pelaku yang bekerja sebagai buruh pada sebuah gudang di kawasan Kota Padang, Sumatera Barat ini dibekuk atas laporan keluarga korban.

Baca juga: Derita Gadis 16 Tahun Termakan Rayuan Buruh Pabrik, Janji Dinikahi Malah Disetubuhi Berulang Kali

Dia dibekuk aparat Polsek Lubuk Begalung yang berkoordinasi dengan Polres Tanah Karo.

Warga Sumatera Utara yang tinggal di rumah kontrakan Kelurahan Gaduik, Kecamatan Lubuk kilangan, Kota Padang, ini dibekuk pada Minggu (23/5/2021) sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan By Pass Pampangan, Kelurahan Pampangan, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumbar.

Kapolsek Lubuk Begalung, AKP Chairul Amri Nasution mengatakan, kasus yang dilakukan pelaku pada korbannya itu terjadi pada Februari 2021 lalu lantaran membawa kabur anak di bawah umur.

"Kejadiannya itu pada bulan Februari 2021 yang lalu. TKP sendiri berada di Tanah Karo, Sumatera Utara," kata dia, Senin (24/5/2021).

Kapolsek mengatakan, kalau pelaku dan korban memiliki hubungan khusus, yaitu pacaran.

"Pelaku dan korban sudah berhubungan badan. Saat ini pelaku sudah kita amankan dan berada di dalam sel tahanan Polsek Lubeg," katanya.

Ilustrasi pelecehan seksual
Ilustrasi pelecehan seksual (Kompas.com)

Dijelaskan kapolsek, modus yang digunakan pelaku yakni berjanji akan menikahi lantaran mengaku jatuh cinta kepada korban.

Selanjutnya, pelaku membawa kabur korban tanpa seizin orang tuanya ke daerah Kota Padang, Sumatera Barat.

"Seperti di eksploitasi di dalam rumah, karena tidak boleh keluar rumah," katanya.
Bawa Kabur Anak

Ia menjelaska bahwa saat ini kondisi korban masih cukup trauma atas peristiwa yang dialaminya.

"Sampai saat ini anak (korban) itu masih kita titipkan pada keluarganya, yaitu kakaknya. Karena korban mengalami depresi," kata Chairul.

Dikatakannya, pelaku berkenalan dengan korban di media sosial Facebook sewaktu berada di Tanah Karo.

Selanjutnya, pelaku mengajak korban untuk ikut bersamanya ke Kota Padang dan dijanjikan untuk menikah.

"Penangkapan pelaku bermodal identitas yang sudah diberikan oleh pihak Polres Tanah Karo, Polda Sumatera Utara," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved