Polemik Pensiun Dini Garuda Indonesia, Serikat Karyawan Bakal Minta Bantuan Presiden Jokowi

Serikat Bersama PT Garuda Indonesia berencana meminta bantuan Presiden Indonesia, Joko Widodo soal polemik yang ada di maskapai nasional tersebut.

Tayang:
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA
Koordinator Serikat Bersama Sekarga PT Garuda Indonesia Bersatu, Tomy Tampatty saat memberikan keterangan pers soal keputusan PT Garuda Indonesia soal tawaran pensiun dini, Jumat (28/5/2021). 

Sebab, program tersebut tidak bersifat paksaan alias sukarela.

"Bahwa kami seluruh karyawan Garuda Indonesia tetap optimis dan solid menjaga kelangsungan perusahaan dan berkomitmen tinggi bekerja dengan baik untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh pelanggan setia Garuda Indonesia dengan tetap mengutamakan Safety dan Service," papar Tomy.

Berdasarkan data yang didapatkan, dari 7.890 karyawan PT Garuda Indonesia kini di tahun 2021 hanya tersisa 5.945 orang.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved