Food Story
Bakso Hitam Pakde Bewok : Langganan Publik Figur, Bumbu Rahasia Keluarga, Berdiri Sejak tahun 1994
Bakso Pakde Bewok di kawasan Beji memiliki ciri khas sendiri pada warna kuahnya yang hitam legam, dan sukses membuat orang penasaran mencicipinya
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma
TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI – Berbeda dengan tampilan bakso pada umumnya, Bakso Pakde Bewok di kawasan Beji, Kota Depok, memiliki ciri khas sendiri pada warna kuahnya yang hitam legam, dan sukses membuat orang penasaran mencicipinya.
Tak hanya berwarna hitam legam, semangkuk bakso kuah hitam Pakde Bewok juga dilengkapi dengan tulang dan daging ayam yang menumpuk hingga melebihi permukaan mangkuk itu sendiri.
Setiap pembeli yang makan di tempat, akan disediakan piring kecil untuk membuang tulang-tulang ayam tersebut.
Kepada wartawan, salah seorang anak Pakde Bewok, Nanik, mengutarakan, usaha Bakso Hitam keluarganya ini sudah dirintis sejak tahun 1994 silam.
“Sudah dari tahun 1994, sudah 27 tahun,” kata Nanik di lokasi, Senin (31/5/2021).
Awal berdiri, Nanik mengatakan usaha bakso ayahnya ini berkuah bening, sama seperti bakso pada umumnya.
Namun demikian, aroma amis masih kuat tercium pada bakso kuah bening ini, hingga akhirnya ayah Nanik menggunakan kluwek (keluak), rempah khas untuk masakan rawon dan membuat kuahnya berwarna hitam.
“Awalnya bening, kan masih amis ya akhirnya pakai kluwek. Gak tahunya diterima masyarakat, yaudah dilanjutin saja,” ujarnya.
Seiring berjalannya waktu, Bak Hitam Pakde Bewok pun semakin laris dan dikenal masyarakat.
Baca juga: Perpanjangan Mikro Lockdown Satu RT di Ciracas Jaktim Tunggu Hasil Evaluasi
Lokasinya yang berada dekat area kampus Politeknik Negeri Jakarta dan Universitas Indonesia, membuat Bakso Pakde Bewok ramai dikunjungi mahasiswa.
Soal pengunjung, Nanik mengaku sederet publik figur juga telah mencicipi bakso hitamnya ini. Mulai dari pemeran film, penyanyi dangdut, hingga komika ternama.
“Ada kayak Didi Riyadi, terus penyanyi Irma Darmawangsa, terus Arafah (komika),” ungkapnya.
Tak heran, bila dalam seharinya Nanik mengatakan mampu menyiapkan kurang lebih 100 mangkuk bakso untuk para pembelinya.
Baca juga: Cerita Korban Jambret di Kemang Dalam: HP Raib Saat Jogging di Pagi Hari
“Seharinya kurang lebih 100 mangkuk, tapi sejak pandemi Covid-19 jadi rada berkurang,” bebernya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/bakso-kuah-hitam-pakde-bewok-di-kawasan-beji-timur-kota-depok-jawa-barat.jpg)