Jadi Korban Jambret, Warga Ini Minta Pemerintah Pasang Spanduk di Jalan Kemang Dalam X

Korban jambret berharap Jalan Kemang Dalam X, Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, diberikan spanduk waspada peringatan jambret

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Erik Sinaga
Dokumentasi Mutiara Sangaji
Suasana Jalan Kemang Dalam X, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Ia menjadi korban jambret di jalan tersebut saat hendak berolahraga pada Senin (17/5/2021). 

Tiba-tiba, seorang penjambret berkendara motor mendekatinya dari arah belakang.

Tangan pejambret itu dengan gesit merampas ponsel yang dipegang Mutiara.

"Dia langsung mengambil alih hp saya," ujarnya.

Setelah berhasil merampas ponsel Mutiara, pelaku itu langsung kabur.

Baca juga: Ramalan Zodiak Keuangan Senin 31 Mei 2021, Pisces Mulai Menata Cuan, Capricorn Jangan Lupa Menabung

Ia sempat menarik ponselnya saat pelaku mengambilnya. Namun, tangan pelaku lebih cepat dari tangan Mutiara sehingga ponsel itu berhasil direnggut penjambret itu.

"Saya cuma kaget pas dia ngambil hp saya. Saya sempat menariknya, tetapi karena saya dalam keadaan syok, dia tarik lagi hp-nya," ceritanya.

Ia sempat berteriak minta tolong. Mutiara melihat sekitar 50 meter ada rombongan lansia yang juga sedang berlari laun (jogging) di jalan tersebut.

Mereka berteriak melihat penjambret itu kabur seusai mengambil ponsel Mutiara.

Akan tetapi, penjambret itu bisa lolos lantaran suasana di jalan tersebut sepi.

"Ada juga orang yang lagi jogging bawa anjing sempat menendang tetapi enggak kena. Yaudah dia (pelaku) langsung kabur gitu aja," lanjutnya.

Mutiara mengatakan penjambret itu merupakan seorang laki-laki berumur sekitar 20 - 40 tahun. Ia beraksi seorang diri.

Badannya ideal tak kurus atau gemuk. Tinggi sekitar 160 - 175 cm.

"Memakai helm, jaket hitam dan masker hitam," ujarnya.

Ia berusaha melacak ponselnya dengan aplikasi find my phone. Namun, posisi ponselnya saat dicek di peta tak berubah. Ponselnya sudah keburu mati sesaat setelah dicuri.

Baca juga: Dishub DKI Berencana Permanenkan Jalur Khusus Sepeda Road Bike di JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang

Diduga pelaku sudah ahli dalam mencuri ponsel.

Setelah kejadian itu, Mutiara pasrah. Sebab, suasana di jalan tersebut saat itu sepi.

"Karena saya sendirian dan bingung, ya saya pulang aja," pungkasnya.

Mutiara juga sempat menuangkan pengalaman yang membuat dirinya trauma itu di media sosial dengan akun @mutiarasangaji.

Ia berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap penjambret yang meresahkan warga di Jalan tersebut.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved