Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Kluster Covid-19 di Pemukiman Warga Muncul, Kampung Pasir Randu Asem Bekasi Terapkan Lockdown Mikro

Klaster penularan Covid-19 muncul di pemukiman warga RT 11 RW 6, Kampung Randu Asem, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa/Polsek Serang Baru)
Posko darurat swab tes di Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Senin (31/5/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, SERANG BARU - Klaster penularan Covid-19 muncul di pemukiman warga RT 11 RW 6, Kampung Pasir Randu Asem, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Kepolisian bersama pemerintah setempat melakukan upaya penanganan dengan menerapakan lockdown mikro, salah satu akses jalan perkampungan ditutup agar tidak terjadi transmisi penularan virus.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan mengatakan, klaster penularan di Kampung Pasir Randu Asem bermula saat kabar seorang warga meninggal dunia positif Covid-19.

Tracing dilakukan dengan tes usap antigen, warga yang dinyatakan reaktif lansung dilakukan swab tes PCR dan hasilnya, ketua RT setempat dinyatakan positif.

"Unsur tiga pilar Kecamatan Serang Baru melakukan lokdown mikro di Kampung Randu Asem, terdapat sejumlah warga yang terpapar Covid-19 salah satunya ketua RT setempat," kata Hendra, Senin (31/5/2021).

Dia menjelaskan, setelah ketua RT setempat dinyatakan Covid-19, tiga orang anggota keluarganya turut positif diantaranya satu orang istri dan dua anak.

"Keluarga ketua RT dilakukan isolasi mandiri, karena dinyatakan positif, petugas medis juga langsung bertindak melakukan tracing," jelas Hendra.

Baca juga: Stasiun MRT Thamrin Dibangun Sepanjang 440 Meter, Ini Penjelasan William Sabandar

Baca juga: Juru Parkir di Kota Tangerang Turut Mendapat Jatah Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Ombudsman RI Sidak ke Satpas SIM Depok, Cek Pelayanan Hingga Tindaklanjuti Laporan Warga

Dia menjelaskan, petugas dari unsur tiga pilar langsung mendiri posko darurat untuk melakukan tracing terhadap warga di wilayah setempat.

Penyisiran dilakukan dengan radius 400 meter di sekitar kediaman rumah ketua RT, hasilnya, empat orang warga lain dinyatakan positif.

Kapolsek Serang Baru, AKP Sumantri mengatakan, empat orang yang dinyatakan positif merupakan teman kerja salah satu anak ketua RT di perusahaan Kabupaten Bekasi.

"Kami bersama kepada desa dan puskesmas usai melokdown mikro kembali melakukan penyisiran, hasilnya empat warga positif, mereka kami evakuasi ke fasilitas isolasi Pemkab Bekasi," terangnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved