Kabar Artis
KPI Akhirnya Ambil Tindakan Soal Sinetron Suara Hati Istri Zahra, Terkuak Nasib Lea Chiarachel Kini
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat akhirnya mengambil tindakan tegas terkait sinetron Suara Hati Istri Zahra yang tayang di Indosiar.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Rr Dewi Kartika H
TRIBUNJAKARTA.COM - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat akhirnya mengambil tindakan tegas terkait sinetron Suara Hati Istri Zahra yang tayang di Indosiar, pada Rabu (2/5/2021).
Pantauan TribunJakarta.com sinetron Suara Hati Istri Zahra sedang menjadi sorotan masyarakat Indonesia.
TONTON JUGA
Pasalnya salah satu pemeran utama sinetron tersebut, Lea Chiarachel, masih berusia 14 tahun.
Lea Chiarachel mendapat peran sebagai istri ketiga, seorang pengusaha bernama Tirta (Panji Saputra).
Baca juga: Malam Kelabu di Kebun Tebu, Gadis Lugu Layu Digagahi Pria Baru Dikenal Seminggu
Bukan hanya status pernikahannya, sinetron Suara Hati Istri Zahra juga dikecam lantaran adegan suami istri yang ditampilkan.
Di salah satu episode sinetron Suara Hati Istri Zahra, Lea Chiarachel dan Panji Saputra berakting mesra di atas ranjang.
Keduanya dinarasikan hendak melakukan malam pertama.
Banyak yang mengadukan persoalan ini KPI.
"Aduan: romantisasi grooming, pedofilia, pemeran di bawah umur berperan sebagai istri dan adegan kurang pantas. KPI buka mata, siaran sehat untuk rakyat," tulis @cipilable.
Baca juga: Sinetron Zahra Tampilkan Pernikahan Anak, Panji Saputra Ajak Nonton dari Episode Awal: Pasti Baper
Baca juga: Lea Chiarachel Berusia 14 Tahun Adegan Ranjang di Sinetron Zahra, Orangtuanya Ditegur Zaskia Mecca
Baca juga: Sinetron Zahra Dihujat Kampanyekan Pedofilia, Panji Saputra Pemeran Tirta: Gak Suka Tinggal Skip
"Masa anak di bawah umur dijadiin istri ketiga, mana hamil juga," ujar @nr_audia.
"Bisa dihentikan paksa nggak sih sinetronnya?" tanya @koowcing.
Setelah ditekan sedemikian rupa akhirnya KPI mengambil langkah tegas.
Baca juga: Kisah Cinta Tak Berbalas di Balik Insiden Guru TK Disiram Air Keras Saat Mengajar Hingga Buta
Mulanya KPI mengatakan telah menerima penjelasan dari Indosiar terkait sinetron Suara Hari Istri Zahra.
"Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah menerima klarifikasi dari stasiun televisi Indosiar tentang program siaran sinetron Suara Hati Istri yang mendapat banyak protes dari masyarakat lantaran menampilkan artis berusia 15 tahun berperan sebagai istri ketiga," tulis akun Instagram KPI.

Baca juga: Sinetron Zahra Dihujat Kampanyekan Pedofilia, Panji Saputra Pemeran Tirta: Gak Suka Tinggal Skip
Berdasarkan masukan dari masyarakat, pihak Indosiar akhirnya memutuskan untuk mengganti posisi Lea Chiarachel sebagai pemeran istri ketiga.
"Komisioner KPI Pusat Bidang Kelembagaan, Nuning Rodiyah menjelaskan, pihak Indosiar telah menerima semua masukan publik atas sinetron tersebut.
Tindak lanjut dari Indosiar ke depan adalah mengganti pemeran dalam tiga episode mendatang," tulisnya.
Zaskia Adya Mecca Ikut Komentar
Aktris Zaskia Adya Mecca ikut mengemukakan pendapatnya terkait kontroversi sinetron tersebut.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, istri sutradara Hanung Bramantyo itu mengaku merasa terganggu melihat trailer dari sinetron tersebut.
Baca juga: Sinetron Zahra Dihujat Kampanyekan Pedofilia, Panji Saputra Pemeran Tirta: Gak Suka Tinggal Skip
TONTON JUGA
Meski demikian, Zaskia merasa harus buka suara terkait adegan yang seharusnya tidak diperankan oleh artis remaja atau di bahwa umur.
"Ga tepat rasanya (setelah liat foto tayangan, trailer yang @indosiar post) bahwa materi juga peran yang dimainkan oleh Zahra sebagai istri ke 3 dimana usia dia masih 15 tahun," tulis Zaskia Adya Mecca, dikutip dari akun Instagram @zaskiaadyamecca, Rabu (2/6/2021).
Zaskia menyinggung kedua orangtua Lea Ciarachel yang memberi izin putrinya untuk melakoni peran itu.
Sebab, anak berusia 14 tahun belum bisa menandatangani kontrak pekerjaan sendiri tanpa persetujuan orangtua.
Baca juga: Tak Mahir Berenang dan Temanya Tak Berani Tolong, Bocah Tenggelam di Danau Elang Laut Penjaringan
"Semoga hal ini menjadi concern orang tua Zahra (karena anak dibawah umur belum bisa ttd kontrak sendiri) untuk lebih membantu anak memilih pekerjaan yang tepat," tulisnya.
Selain itu, Zaskia mengingatkan rumah produksi dan stasiun televisi yang memberi tempat untuk menayangkan itu agar sejalan dengan keputusan yang ditetapkan pemerintah.
Aktris berusia 33 tahun ini berharap agar Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bisa lebih ketat lagi dalam mengawasi tayangan televisi nasional.
"Lembaga @kpipusat bisa menyortir semua tayangan nasional dengan lebih tepat karena media audio visual mempunyai pengaruh sangat besar untuk karakter bangsa kita," tulis Zaskia.
Baca juga: Asyik, Karaokean di Jakarta Bebas Masker Tapi Syaratnya Wajib Swab Antigen
Dalam akhir unggahannya, Zaskia berterima kasih banyak masyarakat yang menegur dan mengingatkan apabila ada tayangan yang tidak tepat.
"Tapi banyak orang di pelosok indonesia yang butuh hiburan, ga ada pilihan channel karna jaringan, internet, biaya dll akhirnya melahap tayangan apa saja yang ada," tulisnya.
Ia hanya berharap tayangan di televisi nasional ke depannya bisa lebih berkualitas dan mendidik.
"Walau agak hopeless soal tayangan yang faedah di tv nasional, harusnya ada standart yang jelas dan pengawasan yang ketat dari @kpipusat. Inget tv nasional bisa diakses siapa saja, semua usia kebanyakan," tutur Zaskia.