Breaking News:

Polisi Tangkap Seorang Produsen Senapan Angin Ilegal: Pemesanan Bisa Lewat Whastapp

Polisi menangkap Widodo (41) karena memproduksi senapan angin ilegal. Dia membuat senapan dari kenalannya

Editor: Erik Sinaga
SURYA.CO.ID/Samsul Hadi
Barang bukti ratusan pucuk senapan angin yang disita Polres Blitar Kota dari pelaku, Kamis (3/6/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM-  Polisi menangkap Widodo (41) karena memproduksi senapan angin ilegal. Widodo adalah warga Dusun Gendis, Desa Pikatan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Widodo memperoduksi senapan angin tersebut sejak enam tahun lalu. Dalam seminggu, dia mampu menghasilkan lima pucuk senapan.

Para pelanggannya kebanyakan dari luar daerah. Buat apa senjata angin tersebut?

Widodo menjual senapan angin dengan harga mulai Rp 1,1 juta sampai Rp 2,3 juta per unit.

Dari penjualan itu, Widodo mendapat keuntungan mulai Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu per unit.

Sekarang, Widodo harus mendekam di sel tahanan Polres Blitar Kota.

Baca juga: BMKG Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jumat, 4 Juni 2021: Waspada DKI Jakarta Hujan dan Angin Kencang

Polisi menangkap Widodo karena diduga memproduksi senapan angin tanpa memiliki izin.

"Dari hasil pemeriksaan, pelaku memproduksi senapan angin sejak enam tahun lalu," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan, Kamis (3/6/2021).

Dikatakannya, senapan angin yang diproduksi pelaku mulai kaliber 4,5 mm, 5,5 mm, 6,35 mm, 8 mm, dan 9 mm.

Senapan angin produksi pelaku paling banyak dipasarkan di luar Jawa.

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved