Breaking News:

Sidang Mediasi Kubu AHY dengan KLB Demokrat Dilanjutkan 10 Juni 2021

Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah menyerahkan proposal kepada pihak Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat Deli Serdang

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya, saat menghadiri sidang mediasi ketiga di PN Jakarta Pusat, Kamis (3/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah menyerahkan proposal kepada pihak Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat Deli Serdang, Sumatera Utara.

Penyerahan proposal tersebut berlangsung dalam persidangan mediasi antara kubu AHY dengan KLB Demokrat, di lantai 3 Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (3/6/2021).

Perwakilan KLB Demokrat yakni Marzuki Alie dan Max Sopacua.

Namun, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya, mengatakan sidang mediasi tersebut ditunda dan akan berlanjut pada Kamis (10/6/2021).

"Proposal kami harus direspon, keputusan hakim persidangan tadi menyatakan menunggu secara tertulis respon dari tergugat selama satu minggu," kata Riefky, saat sidang mediasi ketiga, di PN Jakarta Pusat, Kamis (3/6/2021).

"Jadi, sidang tersebut akan berlangsung Kamis depan," lanjutnya.

Baca juga: Kubu AHY Melarang Keras KLB Demokrat Gunakan Atribut Partai 

Selama sidang mediasi ketiga, kata dia, berlangsung baik.

"Kami juga sudah sampaikan surat kuasa Pak AHY kepada saya, karena kita berdua penggugatnya," tambah dia.

Namun, Riefky mengatakan hanya tim kuasa hukum Partai Demokrat kubu AHY yang hadir.

Baca juga: Alasan AHY Tak Hadir 2 Kali Sidang Mediasi, Sekjen Demokrat: Sedang Tugas di Luar Kota

"Kami tidak hadir karena diwakili masing masing kuasa hukum," ucap Riefky.

Menyoal isi proposal tersebut, lanjutnya, berisi permohonan agar KLB Demokrat memahami Partai Demokrat kubu AHY merupakan yang sah.

"Mohon dipahami keputusan dari seluruh pemilik suara sah Partai Demokrat pada saat Kongres, yaitu menetapkan AD/ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) menetapkan ketua umum, dan dokumen sudah diserahkan ke negara," jelas Riefky.

Baca juga: Marzuki Alie Tanggapi Santai saat Dituduh Ikut KLB Partai Demokrat

Ketua Tim Kuasa Hukum Partai Demokrat kubu AHY, Bambang Widjojanto, menjelaskan isi proposal tersebut hanya dapat dijelaskan intinya saja.

"Karena proposal itu sifatnya tertutup kami tidak bisa buka ke media. Tapi kami sudah berikan kepada mereka," ucap Bambang, pada kesempatan yang sama.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved