Breaking News:

PPDB 2021

Simak Aturan PPDB DKI Jakarta dari Jalur Afirmasi hingga Jalur Zonasi Seusai Pergub 32 Tahun 2021

Berikut aturan PPDB DKI Jakarta untuk Tahun Pelajaran 2021-2022 mulai dari jalur afirmasi hingga jalur zonasi seusai Pergub 32 tahun 2021.

Editor: Suharno
Dok Disdik DKI
PPDB DKI Jakarta 2021-2022. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Berikut aturan PPDB DKI Jakarta untuk Tahun Pelajaran 2021-2022 mulai dari jalur afirmasi hingga jalur zonasi.

Untuk aturan PPDB DKI Jakarta mulai dari alur dan proses Penerimaan Peserta Didik Baru bisa disimak di artikel ini.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menerbitkan Pergub No 32 tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2021-2022.

Dalam Pergub 32 tahun 2021 yang mengatur PPDB DKI Jakarta 2021 itu, terdapat aturan PPDB DKI Jakarta mulai dari jadwal pelaksanaan PPDB 2021 hingga jalur seleksi.

Baca juga: Cara Daftar PPDB Madrasah DKI Jakarta 2021 untuk Keluarga Tak Mampu, Cek Juga 3 Jalur Kuota Terbesar

Pergub yang diteken Anies Baswedan itu juga untuk pertama kalinya menghapus kuota 5 persen bagi siswa dari luar Jakarta, seperti dari Tangerang, Bogor, Depok, Bekasi, dan sekitarnya, untuk belajar di sekolah negeri di Jakarta.

Dengan demikian, mulai tahun ajaran 2021/2022 ini, ribuan warga Bodetabek dan luar Jakarta lainnya tak bisa masuk ke SD, SMP, SMA dan SMK negeri atau sederajat di Ibu Kota.   

Mengingat situasi dan kondisi masih pandemi Virus Corona, maka PPDB dilakukan secara dalam jaringan (daring).

Proses PPDB Online dimulai dari pengajuan akun, pendaftaran/pemilihan sekolah, sampai ke proses lapor diri untuk calon peserta didik baru yang lolos seleksi.

Baca juga: Jelang PPDB DKI Jakarta, Intip 20 SMA Terbaik di Jakarta Berdasarkan UTBK Tahun 2020

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, mengatakan, Pergub ini didasari oleh Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Permendikbud RI) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Sekolah Menengah Kejuruan.

“Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan PPDB dengan tujuan untuk mewujudkan kesetaraan kesempatan bagi semua warga dari seluruh latar belakang,” ujar Nahdiana pekan lalu.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved