Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

Cuma 30 Persen Siswa Kabupaten Tangerang Bisa Tatap Muka, Bakal Dibubarkan Kalau Ada Kasus Positif

Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang berencana lebih mengetatkan jumlah siswa yang hadir sekolah tatap muka pada Juli 2021 nanti.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Syaifullah saat ditemui di kantornya soal Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Juli nanti, Jumat (4/6/2021).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang berencana lebih mengetatkan jumlah siswa yang hadir sekolah tatap muka pada Juli 2021 nanti.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Syaifullah menjelaskan, pihaknya hanya akan memperbolehkan 30 persen siswanya masuk ke sekolah.

"Kami dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang lebih disiplin lagi membatasi hanya 30 persen bulan pertama. Jika aman lancar tidak ada kendala kita naikan lagi menjadi 50 persen," jelas Syaifullah di kantornya, Jumat (4/6/2021).

Baca juga: Tanpa Izin Dinas Pendidikan, Sekolah di Jaktim Diam-diam Gelar Pembelajaran Tatap Muka: Abai Prokes

"Nah kalau dari 30 persen ternyata ada yang terkena kasus kita mengambil tindakan cut off. jadi sekarang pola pembelajaran tatap muka ini di sesuaikan dengan kondisi," sambungnya.

Namun, Syaifullah mengungkapkan belum merumuskan soal mekanisme pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara resmi.

Menurutnya, hal tersebut dikarenakan masih adanya kekhawatiran peserta didik yang akan terinfeksi Covid-19.

Baca juga: Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Belum Tetapkan Mekanisme Pembelajaran Tatap Muka

Baca juga: Belajar Tatap Muka di Ciamis Dihentikan Karena Ada Warga yang Positif Covid di Sekitar Sekolah

"Sejauh ini kami belum bisa merumuskan mekanisme pelaksanaan proses KBM tatap muka. Karena banyak yang khawatir dengan anaknya kalau sekolah tatap muka berlangsung tapi belum divaksin," jelas Syaifullah.

Sebagai informasi, Kabupaten Tangerang memiliki 30 ribu tenaga pendidik

Lalu sekira 12 ribu tenaga pendidik yang sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap satu dan dua.

Hal ini dilakukan untuk menekan peningkatan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tangerang.

"Meskipun nanti saat sekolah tatap muka dilangsungkan, sekolah akan tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat. Akan tetapi dengan vaksinasi peserta didik dan tenaga pendidik pasti lebih memperkecil resiko nantinya," ujar Syaifullah.

Untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) wilayah Kabupaten Tangerang untuk jenjang SD, SMP, SMA dan SMK, tahun ajaran 2021/2022 akan berlangsung di bulan Juli sesuai dengan kalender Kemendikbud.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved