Pimpinan DPRD DKI Jakarta Desak Gubernur Anies Terapkan Kembali Ganjil Genap
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mendesak Gubernur Anies Baswedan segera menerapkan kembali ganjil genap
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mendesak Gubernur Anies Baswedan segera menerapkan kembali pembatasan kendaraan dengan mekanisme ganjil genap.
Sebab, kondisi lalu lintas di jalanan ibu kota semakin dipadati oleh kendaraan pribadi.
Macet pun tak terelakan lagi, terutama saat jam sibuk di pagi dan sore hari.
“Menurut saya (ganjil genap) penting sebagai salah satu instrumen penanggulangan kemacetan di saat kapan pun,” ucapnya, Sabtu (5/6/2021).
Selain untuk mengatasi kemacetan yang semakin parah, sistem ganjil genap ini disebut Taufik, bisa diterapkan guna menekan mobilitas warga.
Sebab, tingginya volume kendaraan di jalanan ibu kota ini menandakan terus meningkatkan aktivitas masyarakat.
Padahal, pandemi Covid-19 yang sudah melanda Jakarta sejak 2020 lau belum juga berakhir.
“Lihat sekarang seperti tidak ada pandemi, macet lagi. Sudah kayak normal saja,” ujarnya saat dihubungi.
Menerapkan sistem ganjil genap di masa pandemi Covid-19 sebetulnya bukan hal baru di DKI Jakarta.
Pada Agustus 2020 lalu ganjil genap diterapkan Pemprov DKI di 25 ruas jalan ibu kota guna membatasi mobilitas warga di luar rumah.
Taufik pun menginginkan agar jumlah ruas jalan diterapkannya ganjil genap ditambah.
Tujuan agar masyarakat bisa menahan diri dan tetap berada di rumah bila tak ada keperluan mendesak.
“Tidak apa-apa ganjil genap di masa pandemi. Justru seharusnya (jumlah ruas jalan gage) ditambah, diperluas lagi,” kata politisi senior Gerindra ini.
Baca juga: Pemprov DKI Tak Mau Buru-buru Buka Sekolah Meski Didesak Menteri Nadiem
Baca juga: Sepeda Road Bike Diizinkan Melintas di Sudirman-Thamrin, Taufik Gerindra: Ini Bukan Ajang Balapan
Baca juga: Wakil Gubernur DKI Tegaskan Ganjil Genap Belum Akan Diterapkan di Jakarta
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan, kebijakan pembatasan kendaraan dengan mekanisme ganjil genap belum akan diterapkan dalam waktu dekat ini.