Hasil Survei Simulasi Capres-Cawapres, Pasangan Prabowo-Puan Paling Diunggulkan
nama, Prabowo Subianto-Puan Maharani muncul sebagai kandidat dengan elektabilitas tertinggi.
TRIBUNJAKARTA.COM - Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research merilis survei elektabilitas simulasi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.
Hasilnya nama, Prabowo Subianto-Puan Maharani muncul sebagai kandidat dengan elektabilitas tertinggi.
Prabowo-Puan merepresentasikan koalisi dua partai terbesar di pemerintahan, yaitu PDIP dan Gerindra, dipilih 51,4 persen responden.
Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan pasangan capres-cawapres lain dalam beberapa simulasi.
"Pasangan Prabowo-Puan paling diunggulkan sebagai capres-cawapres di antara berbagai simulasi,” kata peneliti indEX Research Hendri Kurniawan lewat keterangan yang diterima, Selasa (8/6/2021).
Sebanyak lima model simulasi dilakukan, dengan memasangkan empat capres terkuat dengan lima tokoh yang berpeluang diusung sebagai cawapres.
Baca juga: Momen Istimewa Pertemuan Dua Sahabat, Megawati dan Prabowo Saat Meresmikan Patung Bung Karno
Keempat capres terkuat adalah Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, dan Anies Baswedan.
Sedangkan lima tokoh yang dipasangkan adalah Puan Maharani, Agus Harimurti Yudhoyono, Sandiaga Uno, Erick Thohir, dan Airlangga Hartarto.
Kelima tokoh selalu muncul dalam berbagai survei dengan elektabilitas di bawah empat besar dan punya keunggulan masing-masing.
Dalam simulasi pertama, keempat capres dipasangkan dengan Puan. Hasilnya, Prabowo-Puan unggul telak (51,4 persen), disusul oleh Anies-Puan (30,6 persen), RK-Puan (9,2 persen), dan Ganjar-Puan (4,3 persen), serta sisanya tidak tahu/tidak jawab (4,5 persen).
“Sebagaimana dalam pemberitaan, ada usulan dari internal PDIP untuk mengusung Anies-Puan, tetapi elektabilitasnya jauh di bawah Prabowo-Puan,” kata Hendri.
Dalam simulasi kedua, keempat capres dipasangkan dengan AHY. Hasilnya, pasangan Anies-AHY unggul (35,3 persen), terpaut tidak jauh dari RK-AHY (31,2 persen), diikuti oleh Prabowo-AHY (17,8 persen) dan Ganjar-AHY (10,1 persen), serta sisanya tidak tahu/tidak jawab (5,6 persen).
“Dukungan terhadap AHY sebagai cawapres terdistribusi lebih merata dibandingkan Puan, dengan Anies-AHY sebagai pasangan paling unggul," kata Hendri.
AHY lebih cocok diusung sebagai cawapres dan bisa diterima sebagai pasangan untuk banyak tokoh, Hendri menambahkan.
Dalam simulasi ketiga, keempat capres dipasangkan dengan Sandiaga Uno.
Hasilnya, Prabowo-Sandi unggul (28,8 persen), disusul Anies-Sandi (25,3 persen), RK-Sandi (18,5 persen), dan Ganjar-Sandi (12,8 persen), serta sisanya tidak tahu/tidak jawab (14,6 persen).