Hasil Survei Simulasi Capres-Cawapres, Pasangan Prabowo-Puan Paling Diunggulkan
nama, Prabowo Subianto-Puan Maharani muncul sebagai kandidat dengan elektabilitas tertinggi.
"Meskipun diunggulkan, elektabilitas pasangan klasik Prabowo-Sandi jauh di bawah Prabowo-Puan dan Anies-AHY dalam simulasi pertama dan kedua,” kata Hendri.
Selain itu tingginya angka tidak tahu/tidak jawab menunjukkan publik masih menunggu adanya alternatif pasangan lain.
Dalam simulasi keempat, para capres dipasangkan dengan Erick Thohir.
Hasilnya, pasangan Ganjar-Erick unggul cukup tinggi (37,8 persen), disusul RK-Erick (30,3 persen), Prabowo-Erick (17,6 persen), dan Anies-Erick (10,6 persen), serta sisanya tidak tahu/tidak jawab (3,7 persen).
"Cukup mengejutkan, di mana dukungan terhadap Ganjar-Erick lebih tinggi dibandingkan Anies-AHY,” ujar Hendri.
Menurut Hendri, sosok Ganjar lebih menjual dibandingkan Anies maupun AHY, sementara Erick sebagai cawapres juga cocok dipasangkan dengan banyak tokoh.
Dari kelima simulasi, figur Puan, AHY, dan Erick Thohir memiliki peluang lebih kuat sebagai cawapres dibandingkan Sandiaga Uno dan Airlangga Hartarto.
Sementara itu AHY memantapkan diri sebagai cawapres yang diperebutkan oleh Anies dan Ridwan Kamil.
Sejauh ini Prabowo-Puan masih menjadi pasangan paling ideal dibandingkan Anies-AHY ataupun Ganjar-Erick.
"Menarik jika dalam survei yang lain diadu antara ketiga pasangan tersebut, apakah Prabowo-Puan tetap unggul dan sejauh mana keunggulannya,” kata Hendri.
Survei ini dilakukan mulai tanggal 21 sampai 30 Mei 2021 terhadap 1.200 responden mewakili seluruh provinsi di Indonesia, dilakukan melalui telepon kepada responden yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2018.
Margin of error ±2,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.