Breaking News:

Guru Ngaji di Penjaringan Jakarta Utara Tega Cabuli Muridnya Hingga Berulang Kali

Aksi bejat yang dilakukan guru ngaji Heru Suciyatno (58) terhadap kelima muridnya ternyata tak hanya dilakukan sekali.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Heru Suciyatno (58), guru ngaji yang ditangkap aparat Polres Metro Jakarta Utara usai mencabuli lima muridnya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Aksi bejat yang dilakukan guru ngaji Heru Suciyatno (58) terhadap kelima muridnya ternyata tak hanya dilakukan sekali.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan mengatakan, Heru sudah mencabuli masing-masing korbannya berulang kali.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku sudah melakukan pencabulan terhadap korban, bervariasi antara dua sampai empat kali per orang," kata Guruh di Mapolres Metro, Jakarta Utara, Rabu (9/6/2021).

Korban kebejatan Heru merupakan lima anak di bawah umur usia 7-9 tahun.

Seluruh tindakan pencabulan ini dilancarkan pelaku di tempatnya mengajarkan mengaji di Penjaringan.

Heru menyogok kepada setiap korban dengan uang tertentu agar mereka tidak melapor.

"Untuk membujuk korban, pelaku ini memberikan uang dan juga berikan baju baru. Uang jumlahnya bervariasi antara, Rp 5.000-Rp 20.000," kata Guruh.

Baca juga: Rektor ITERA Tutup Usia karena Pneumonia Berat, Sempat Dirawat di Ruang ICU Selama 12 Hari

Guruh menuturkan, kasus ini terungkap setelah beberapa orangtua korban melapor.

Setelah kasus mencuat dan laporan diterima polisi, guru ngaji bejat tersebut sempat melarikan diri.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved