Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Tingkat Keterisian RS Rujukan Covid-19 Capai 50 Persen, Wagub DKI: Ini Harus Jadi Perhatian

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkap, pasien Covid-19 yang dirawat di RS mengalami peningkatan signifikan.

ISTIMEWA
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Tingkat Keterisian RS Rujukan Covid-19 Capai 50 Persen, Wagub DKI: Ini Harus Jadi Perhatian 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkap, pasien Covid-19 yang dirawat di RS mengalami peningkatan signifikan.

Tingkat keterisian 106 rumah sakit rujukan Covid-19 pun kini mencapai lebih dari 50 persen.

"BOR (Bed Occupancy Rate) kita saat ini, tempat tidur ruang isolasi kapasitas 6.694 terpakai 3.560. Sudah mencapai 53 persen," ucapnya, Rabu (9/6/2021).

Hal yang sama juga terjadi pada ruang Intensive Care Unit (ICU), dimana tingkat keterisiannya mencapai 52 persen.

"Ruang ICU yang kami sediakan ada 1.076, terpakai 588. Ini 52 persen (tingkat keterisiannya)," ujarnya saat ditemui di gedung DPRD DKI.

Peningkatan kapasitas rumah sakit rujukan yang cukup signifikan ini, kata Ariza, menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

Sebab, kini kasus Covid-19 di DKI mulai kembali mengalami tren peningkatan.

Baca juga: Pengumunan Buat Warga Tangsel, Berbubah Jadi Zona Oranye Covid-19 Benyamin Larang Resepsi Pernikahan

Baca juga: Perjuangan Pengemudi Ojol Dapatkan BTS Meal di Depok: Antre Berjam-jam Lalu Dibatalkan Konsumen

Baca juga: Puncak Amarah Sang Istri Siramkan Air Panas ke Suami yang Pulang ke Rumah Cuma Bawa Rp 30 Ribu

"Ini harus menjadi perhatian kita bersama bahwa sekalipun pelaksanaan covid di Jakarta sudah cukup baik dan cukup banyak, namun kami minta masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan," tuturnya.

Dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan, Ariza menyebut, masyarakat bisa melindungi keluarga yang dicintai dan juga turut andil membantu pemerintah memutus mata rantai Covid-19.

"Jadi harus mulai dari rumah masing-masing, keluarga harus saling memberikan informasi, saling melengkapi, saling mengingatkan agar jangan sembarangan keluar luar," kata dia.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved