Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Kasus Covid-19 Meningkat, Keterisian Fasilitas Isolasi Milik Pemkab Bekasi Penuh

Kasus Covid-19 mengalami peningkatan di wilayah Kabupaten Bekasi, keterisian fasilitas isolasi terpusat milik pemerintah setempat penuh.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Micro Lockdown di RW 18 Perumahan Villa Mutiara Gading 1 Bekasi akibat 33 warga positif Covid-19. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Kasus Covid-19 mengalami peningkatan di wilayah Kabupaten Bekasi, keterisian fasilitas isolasi terpusat milik pemerintah setempat penuh.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah mengatakan, pihaknya membuka hotel untuk dijadikan fasilitas isolasi tepusat pasien orang tanpa gejala (OTG).

"Terdapat 170 kamar yang kami sediakan di hotel sebagai lokasi isolasi pasien terpusat, saat ini tingkat keterisiannya penuh," kata Alamsyah, Kamis (10/6/2021).

Dia menjelaskan, hotel yang dijadikan lokasi isolasi terpusat yakni, Ibis Cikarang. Lonjakan kasus belakangan ini menyebabkan Pemkab Bekasi berencana membuka kembali fasilitas isolasi terpusat.

"Rencana kita akan tambah lagi satu hotel, saat ini karena isolasi terpusatnya penuh pasien dirujuk ke rumah sakit swasta," jelasnya.

Lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi mulai terlihat pasca-libur lebaran, mobilisasi masyarakat dinilai menjadi faktor penularan.

"Karena pada saat libur lebaran terjadi pergerakan orang, seperti mudik, halal bi halal tatap muka dan sebagainya," tutur Alamsyah.

Baca juga: Marak Klaster RW, Pemerintah Kota Tangerang Bakal Percepat Vaksinasi Kawasan Padat Penduduk

Baca juga: Pakai Rompi Tahanan Kejari, Ketua KONI Tangsel Tertunduk Diam Seribu Bahasa

Baca juga: Dinas Kesehatan DKI Temukan 800 Klaster Lebaran di Jakarta, 1.400 Orang Terpapar Covid-19

Saat ini, proses tracing, tracking dan treatment terus dilakukan Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi di tiap lingkungan perumahan warga.

Termasuk penerapan kebijakan micro lockdown di beberapa pemukiman warga, setelah diketahui terdapat klaster penularan Covid-19.

"Tentu dari kita tiga pilar mengintesifkan prokes di lingkungan warga, agar penularan Covid-19 dapat ditekan," tegasnya.

Berdasarkan data situs pikokabsi.bekasikab.go.id, jumlah kumulatif Covid-19 Kabupaten Bekasi hingga Kamis (10/6/2021) sebanyak 27.297 kasus.

Dari jumlah kumulatif tersebut, sebanyak 26.362 kasus dinyatakan sembuh, 290 kasus meninggal dunia, 225 dirawat di rumah sakit serta 420 isolasi mandiri (OTG).

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved