Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Bus Sekolah Milik Pemprov DKI Tambah 26 Armada, Evakuasi Lebih dari 200 Pasien Covid-19 per Hari

Penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 setelah Idulfitri 1442 Hijriah membuat Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta

ISTIMEWA/Dokumentasi Dishub DKI Jakarta
Bus sekolah Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang dikerahkan mengangkut pasien terkonfirmasi ke tempat isolasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 setelah Idulfitri 1442 Hijriah membuat Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta menambah jumlah armadanya.

Kepala UPAS Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Ali Murthado mengatakan penambahan armada tersebut untuk evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 ke RS rujukan dan tempat isolasi khusus.

"Kita tambah 26, jadi sekarang ada 42 armada dan 90 awak bus khusus untuk evakuasi pasien Covid-19. Kita melakukan evakuasi pasien Covid-19 se-DKI Jakarta," kata Ali saat dikonfirmasi di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (11/6/2021).

Bila sebelum Idulfitri 1442 Hijriah jumlah permintaan evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 dari Puskesmas Kecamatan di Jakarta hanya berkisar puluhan pasien, kini melonjak jadi ratusan per hari.

Lonjakan jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 yang dievakuasi itu berdasar hasil penelusuran masing-masing Puskesmas Kecamatan lewat tes swab PCR terhadap warga.

Baca juga: Dishub DKI Tambah 25 Armada Bus Sekolah Selama Uji Coba Belajar Tatap Muka Tahap II

Baca juga: Bus Sekolah Jakarta Evakuasi 45 Pemudik Reaktif Covid-19 ke RSD Wisma Atlet

"Grafik permintaan evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 mulai naik dalam satu pekan ini. Tanggal 8 Juni 2021 kita evakuasi 120 pasien terkonfirmasi, tanggal 9 Juni kita evakuasi 249, tanggal 10 kita evakuasi 280 pasien," ujarnya.

Ali menuturkan jajarannya dilibatkan dalam proses evakuasi pasien Covid-19 karena dibanding ambulans bus sekolah bisa lebih banyak mengangkut pasien dalam satu kali perjalanan.

Seluruh unit bus disiagakan di kantor UPAS Dishub DKI Jakarta yang berlokasi di Jalan Raya Pondok Gede, Kecamatan Kramat Jati dan baru dikerahkan setelah ada permintaan evakuasi dari Puskesmas.

"Untuk lokasi dan waktu penjemputan kita mengikuti pihak Puskesmas yang sebelumnya menangani kasus. Saat proses evakuasi awak bus mengenakan alat perlindungan diri (APD) level tiga," tuturnya. (*)

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved