Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Namanya Doang PPKM, Klaster Halalbihalal di Cipayung Bikin Kasus Positif Covid-19 Naik 3 Kali Lipat

Satgas Covid-19 Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur mencatat penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 akibat kegiatan silaturahmi warga

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kepala Puskesmas Kecamatan Cipayung Rini Muharni saat memberi keterangan terkait kasus DBD di Jakarta Timur, Minggu (23/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Satgas Covid-19 Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur mencatat penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 akibat kegiatan silaturahmi warga saat Idulfitri 1442 Hijriah

Kepala Puskesmas Kecamatan Cipayung Rini Muharni mengatakan dari hasil penyelidikan epidemiologi jajarannya di delapan Kelurahan terjadi lonjakan penambahan kasus setelah Idulfitri.

"Sekitar tiga kali lipat, penambahan kasusnya karena kegiatan silaturahmi. Untuk data penambahan (kasus terkonfirmasi) bervariasi setiap hari," kata Rini saat dikonfirmasi di Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (11/6/2021).

Penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 paling tinggi tercatat di permukiman warga RT 03/RW 03 Kelurahan Cilangkap yang kini masih memberlakukan mikro lockdown.

Total kasus terkonfirmasi Covid-19 di RT 03/RW 03 tercatat 111 kasus, dari hasil penulusuran Satgas Covid-19 Kecamatan Cipayung kasus akibat kegiatan halalbihalal Idulfitri 1442 Hijriah.

Baca juga: Puluhan Warga Terkonfirmasi Covid-19, RT 08 RW 03 Bambu Apus Cipayung Masuk Zona Merah

Baca juga: Kesaksian Warga Cipayung Soal Rumah Mewah yang Dituding Pemberian Pengembang Reklamasi kepada Anies

Puskesmas Kecamatan Cipayung hingga kini masih melakukan penelusuran kontak langsung setiap penambahan kasus terkonfirmasi di delapan Kelurahan guna mencegah penularan meluas.

"Kasus aktif juga tergantung yang selesai pantau (isolasi) dan yang sembuh. Untuk penambahan kasus masih menunggu hasil swab dari tracing kontak erat. Semoga tidak bertambah," ujarnya.

Rini mengimbau warga tetap mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19 meluas, khususnya saat melakukan kegiatan di tempat ramai yang berisiko memicu penularan.

Dia meminta warga tidak lengah terhadap ancaman penularan Covid-19 yang mudah dan cepat menular lewat partikel air liur saat berbicara, batuk, bersin karena dapat menjangkiti siapa pun.

"Walaupun ketika acara saling mengunjungi keluarga atau dikunjungi keluarga dari luar tetap harus memakai masker. Menjaga jarak dan mencuci tangan. Kalau bisa menghindari makan-makan bersama di ruang tertutup," tuturnya.

Selain mensosialisasikan 5M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas Puskesmas Cipayung kini gencar melakukan vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Kasus Meningkat, Warga Cipayung Diimbau Waspadai Penularan DBD

Camat Cipayung Fajar Eko Satrio mengatakan vaksinasi Covid-19 gratis bagi warga dilakukan terhadap warga yang memenuhi syarat umur dan kondisi guna meningkatkan kekebalan tubuh.

Perihal klaster di permukiman warga RT 03/RW 03 Kelurahan Cilangkap Fajar menuturkan terjadi penurunan kasus aktif Covid-19, hingga Jumat (11/6) tercatat tujuh kasus aktif Covid-19.

"Status mikro lockdown di RT 03/RW 03 ini belum dicabut sampai dengan Senin (14/6/2021) pekan depan. Kita imbau warga harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan melakukan 5M," kata Fajar. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved