Breaking News:

Turap Kompleks Telkom Ciputat Sudah 3 Kali Longsor, Warga Duga Ini Penyebabnya

Turap Kompleks Griya Satwika Telkom, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), longsor pada Jumat (11/2/2021).

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Kondisi longsor Turap Kompleks Griya Satwika Telkom, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (12/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Turap Kompleks Griya Satwika Telkom, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), longsor pada Jumat (11/2/2021).

Turap setinggi sekira 6-10 meter dengan lebar 100 meter itu runtuh dan menimbun kali yang berada di bawahnya.

Imbasnya, kali terbendung dan air kali meluap ke Perumahan Nerada Estate, Cipayung, Ciputat hingga mengakibatkan banjir.

Namun, ternyata longsor turap Kompleks Telkom bukan kali ini saja terjadi.

Sebelumnya, turap cukup tebal dan besar itu sudah dua kali jebol.

Tatang Kurniawan, Ketua RW 14 Kelurahan Pisangan di Kompleks Telkom, mengatakan, imbas dua kali jebol itu yang membuat longsor hebat terjadi.

Baca juga: Trauma Korban Longsor Ciputat Lihat Percikan Api di Mimbar Masjid Hingga Anak-Istri Tertimpa Puing

Kontur tanah menjadi labil sehingga tidak kuat tertahan turap.

"Kondisi di lokasi pun memang sudah labil lah. Tanahnya memang labil, karena memang longsor juga sebelumnya. Ini yang ketiga kalinya," kata Tatang, Sabtu (12/6/2021).

"Itu sebelumnya itu sekitar 2005 kejadian pertama. Kejadian kedua 2011," tambahnya.

Selain kontur tanah yang labil, arus deras kali yang disebut Tatang bernama Kali Baung itu juga mengikis turap hingga akhirnya longsor.

Baca juga: Longsor di Ciputat Timbun Anak Sungai Pesanggrahan, Imbasnya Puluhan Rumah Terendam Banjir

"Iya debit air, curah hujan tinggi. Kemudian juga sempadannya mungkin alirannya kecil, jadi terhantam kanan kiri," ujarnya.

Pantauan TribunJakarta.com dI lokasi, banjir masih melanda sebagain Kompleks Nerada Estate.

Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum Tangsel sedang berusaha mengeruk material longsor menggunakan alat berat.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved